Tips Bikin Pria Pendek Terlihat Tinggi

Beberapa Tips Bikin Para Pria Pendek Terlihat Tinggi

Tips Bikin Pria Pendek Terlihat Tinggi

Ilustrasi (mensfitness.com)

Akurasi.id – Ada beberapa cara sederhana bagi pria supaya terlihat ‘lebih tinggi’. Gak susah mempraktikkan tips-tips berikut dalam membeli pakaian. Memang sih rasa percaya diri, senyuman dan niat baik akan mengesampingkan cara berpakaian yang baik.

Kita tahu bahwa menggunakan pakaian bergaris vertikal akan memanjangkan siluet tubuhmu. Begitu juga berdiri dengan tegak. Selain itu warna biru gelap atau hitam cerah cocok untuk pria pendek. Daripada hitam gelap yang akan menciutkan keseluruhan badanmu. Hak tambahan pada sepatu maupun bagian dalamnya juga bisa menaikkan tinggimu.

Namun kali ini, kita simpan dulu cara-cara yang sudah banyak diketahui orang tersebut. Dilansir dari idntimes.com, Selasa (22/06/2021), berikut adalah enam cara cerdas lainnya agar pria pendek terlihat tinggi!

  1. Mengenakan pakaian yang benar-benar pas.

Kamu harus benar-benar patuh soal ini. Kalau bajumu berukuran S, maka patuhlah pada ukuran itu. Jangan termakan godaan penjual atau mereka yang sekadar ingin agar bajunya laku dengan mengatakan “M gak terlalu besar kok, mas,”. Kunci berpakaian bagus untuk pria pendek adalah mengenakan pakaian yang pas. Bukan ketat lho ya!

  1. Kalau pakai aksesoris, kenakanlah setinggi mungkin di bagian tubuhnya.

Baik itu kalung atau kamu sekadar ingin menggantungkan kacamatamu sebagai aksesoris, taruhlah setinggi mungkin. Jangan diletakkan terlalu ke tengah atau bawah. Kenakan kalung yang pendek talinya. Kamu juga bisa mengatur panjang keplek atau lanyard yang harus kamu pakai dalam suatu acara, agar gak terlalu panjang dan malah mengganggu penampilanmu.

  1. Lupakan sabuk, rambut panjang dan pakaian sepinggang seperti vest.

Ya, mengenakan sabuk akan membuatmu lebih terlihat pendek. Kalau gak untuk keperluan mendesak, lupakanlah sabuk. Rambut panjang juga gak cocok untuk pria pendek. Kecuali kamu ingin makin terlihat lebih mungil seperti Frodo Baggins, a la Hobbit. Hindari juga pakaian sepinggang seperti vest jika gak benar-benar perlu.

  1. Usahakan kancing jas atau blazermu di atas pusar.

Pilihlah jas atau blazer yang kancing tunggalnya terletak di atas pusar. Atau setidaknya kancing teratasnya berada di atas pusar. Jangan semuanya dikancingin. Kancing jas atau blazer yang berada di pusar dan bawahnya akan mengganggu garis ideal tubuhmu. Sehingga membuatmu terlihat lebih ‘tenggelam’.

  1. Jangan ada lekukan celana di ujung kakimu.

Jangan malas untuk menyempatkan diri memotong celana atau jeans jika kepanjangan. Jangan sampai hal sepele itu mengganggu penampilanmu secara keseluruhan dan membuatmu terlihat makin pendek. Sebaiknya ujung celanamu lurus dengan mata kaki dan gak ada lekukan sama sekali. Kecuali ada anjuran adat atau agama yang mengharuskanmu mengaplikasikan aturan lain.

  1. Gunakan warna monokromatik.

Tom Cruise menerapkan cara ini juga. Mengenakan warna pakaian yang masih dalam spektrum warna sama, menghindarkanmu dari merusak garis-garis tegas tubuhmu. Serta akan memanjangkan siluet tubuhmu dari kepala sampai kaki. Ingat ya. Lebih baik menggunakan hitam yang agak cerah (Hitam keabu-abuan). Hitam yang terlalu gelap justru akan menciutkan badan dan membuatmu semakin pendek.

Itulah beberapa cara agar pria pendek terlihat tinggi, jadi tak anda tak perlu kwatir lagi soal penampilan anda dan silahkan dicoba.(*)

Editor: Yusva Alam

Ini 5 Kebiasaan Buruk Hidup Konsumtif yang Perlu Kamu Ubah

Ini 5 Kebiasaan Buruk Hidup Konsumtif yang Perlu Kamu Ubah

Ini 5 Kebiasaan Buruk Hidup Konsumtif yang Perlu Kamu Ubah

Ilustrasi. (unsplash.com/Hootan Safiyari)

Akurasi.id – Berkecimpung dalam lingkup kehidupan menjadikanmu pribadi yang kokoh dan kuat menghadapi apa pun, di sisi lain dirimu harus selalu tertuntut dengan apa yang kamu hadapi saat ini.

Untuk itu kamu harus selalu waspada meski rintangan menghadangmu, kehidupan tak akan pernah berhenti meski dirimu lari dari kenyataan. Hadapi dan lawan rasa takutmu dengan kekuatan dan tekadmu yang bulat, hal ini akan mengajarkanmu betapa hebatnya dirimu meski ditimpa berbagai macam masalah.

Dilansir dari idntimes.com, Selasa (22/06/2021), berikut lima kebiasaan buruk hidup konsumtif, apa saja?

  1. Mengejar sesuatu yang gak pasti

Impian dan cita – cita merupakan satu hal yang harus kamu capai dan menjadi motivasi dirimu untuk terus hidup, di sisi lain kamu juga harus mempertimbangkan apa yang menjadi konsekuensimu selanjutnya.

Dirimu harus mengerti apa yang harus kamu kejar dan kapan harus berhenti untuk mengejarnya, carilah teman yang bisa membantumu di berbagai keadaan. Berusaha namun juga harus tetap berhati – hati dengan apa yang kamu lakukan menjadi suatu hal wajib kamu ingat.

  1. Berekspektasi lebih terhadap sesuatu 

Setiap orang wajar memiliki ekspektasi tinggi terhadap sesuatu, namun juga harus sadar atas apa yang kamu lakukan. Jangan terlalu tinggi menaruh harap kepada sesuatu yang tak pasti.

Dirimu harus lebih realistis dalam memilih keputusan, umur yang tak lagi muda dan memiliki beban akan membuatmu sadar bahwa hidup memang begini adanya. Tetaplah pada prinsipmu di mana kamu dapat meneruskan tujuanmu tanpa berekspetasi terlalu tinggi.

  1. Membandingkan kehidupan  

Beberapa orang memiliki kehidupan yang lebih dari kebanyakan orang, jangan terlalu terpaku dengan apa yang orang lain lihat dan mereka lakukan. Hidup memiliki banyak kemungkinan untuk selalu berubah.

Membandingkan apa yang kamu miliki saat ini tak akan membuatmu bahagia, dirimu butuh seseorang yang dapat mendukungmu untuk terus bergerak maju dan menghempaskan semua realitas pahit yang kamu alami menjadi bibit unggul suatu saat nanti.

  1. Mendapatkan pengakuan 

Ketidakpastian dalam hidup akan membuatmu resah, namun hal ini jangan kamu jadikan patokan untuk terus berpasrah. Dirimu harus bangkit dari keterpurukan yang membuatmu sengsara.

Setiap kehidupan pasti akan berbeda suatu saat nanti, hanya dirimu sendiri yang dapat mengubah keterpurukan menjadi satu kekuatan besar yang akan menjadikanmu seseorang yang lebih baik dari apa yang kamu inginkan.

  1. Boros dalam pengeluaran

Gaya hidup pasti dibutuhkan oleh setiap orang agar terlihat mewah dan tak ketinggalan zaman, namun hal ini akan membuatmu sengsara jika kamu tak cermat dalam memilih gaya hidup yang ala kadarnya.

Mewah tak harus selalu mahal, cukup dengan mengatur keuangan yang kamu miliki dan memilih gaya hidup dengan sederhana akan membuatmu bahagia tanpa harus mengikuti standar orang lain.

Karena kehidupan akan terus berjalan meski posisimu berada di bawah, keterpurukan akan mengajarkanmu betapa pentingnya bersyukur dan terus bangkit. Belajar dari kesalahan dan pengalaman tentu akan menjadikanmu seseorang yang dewasa dan lebih bijak dari sebelumnya.

Itulah kebiasaan buruk hidup konsumtif yang perlu kamu ubah.

Editor: Yusva Alam

5 Alasan Pentingnya Dunia Digital bagi Millenial

5 Alasan Pentingnya Dunia Digital bagi Millenial

5 Alasan Pentingnya Dunia Digital bagi Millenial

Salahsatu kemudahan digital bagi millenial adalah sebagai pengisi waktu luang. (unsplash.com/Cikstefan)

Akurasi.id – Saat ini penggunaan ponsel tidak akan luput dalam keseharian. Bahkan kamu mungkin jadi salah satu orang yang langsung mengecek sosial media ketika baru bangun tidur.

Namun bukan hanya itu. Dunia digital bagi millenial sangat penting, Banyak hal yang bisa dilakukan di mana pun mereka berada.

Dilansir dari idntimes.com, Selasa (22/06/2021), ada lima alasan kenapa dunia digital bagi millenial sangat penting. Yuk simak!

  1. Memudahkan ketika ingin belajar secara otodidak

Semakin kamu besar, tentu kita akan semakin sadar jika masih banyak memiliki kekurangan sehingga membuatmu ingin terus belajar secara otodidak.

Internet menjadi salah satu pilihan untukmu karena begitu banyak tutorial yang bisa kamu temukan akan memudahkan belajarmu.

  1. Mencari peluang

Tentu di era yang serba digital seperti sekarang, akan ada banyak peluang untukmu untuk terus berkembang. Salah satu contohnya adalah seorang content creator. Seperti yang kamu tahu, seorang content creator dapat melakukan pekerjaannya dari rumah namun harus terhubung dengan internet.

Maka dari itu pemilihan provider dengan kualitas baik akan sangat menentukan untuk kelancaran kerjamu agar kamu dapat mengakomodir kebutuhan digitalmu yang #SemuanyaSemaunya.

  1. Melakukan berbagai pembayaran

Ayo ngaku kalau kamu sering malas ketika harus keluar untuk membayar berbagai tagihan? Maka dari itu dengan menggunakan internet kamu dapat dapat melakukan berbagai pembayaran hanya dari rumah.

Dengan akses internet dari by.U, kamu dapat melakukan #SemuanyaSemaunya melalui jari tanganmu, tanpa antri, dan tanpa ribet. Jadi kamu hanya tinggal duduk manis deh di rumah!

  1. Mengetahui kabar ter-update

Jangan ngaku anak gaul deh kalau kamu belum tahu berita terupdate hari ini. Oleh karena itu pembelian kouta internet juga harus kamu perhatikan. Dengan penggunaan by.U, kamu akan mendapat informasi detail sehingga tidak memungkinkan adanya tambahan biaya untuk kouta yang tidak kamu pakai.

  1. Sebagai pengisi waktu luang

Siapa yang tidak akan bermain sosial media ketika waktu luang? Dengan melihat berbagai postingan seperti dengan foto pemandangan, makanan, video menarik, dan novel digital yang kamu baca, akan membuat tidak sadar waktu terasa cepat berlalu.

Untuk mendapatkan kebebasan digital itulah by.U akan memberikan fleksibilitas di mana kamu dapat menyesuaikan plan dengan add-on berdasarkan kebutuhanmu.

Itu dia lima alasan kenapa dunia digital berperan penting bagi para millennial. Kamu bisa mencoba menggunakan by.U dan rasakan banyak kemudahan yang bisa kamu lakukan untuk melakukan #SemuanyaSemaunya. (*)

Editor: Yusva Alam

Trend Nail Art Bisa Menyala, Mau Coba?

Viral Trend Nail Art Bisa Menyala, Mau Coba?

Trend Nail Art Bisa Menyala, Mau Coba?

Park Eun Kyung menciptakan tren nail art yang bisa menyala. (Instagram)

Akurasi.id – Seorang manicurist asal Korea Selatan, Park Eun Kyung menciptakan tren nail art yang bisa menyala. Ia namakan LED Disco Nail. Ia menggunakan lampu LED untuk menampilkan cahaya di kuku. Dilansir dari Idntimes.com, Senin (21/06/2021), mau tahu seperti apa penampakannya? Intip yuk!

LED Disco Nail menjadi tren yang viral di Instagram

Pada unggahan foto dan video di Instagram pribadinya, Park Eun Kyung menampilkan nail art yang ditempelkan LED di kuku dan menyala dengan indahnya bak lampu disko.

Park Eun Kyung memang memiliki salon nail art bernama Unistella. Sehingga ia terbiasa berkreasi dan membuat nail art menjadi karya seni kuku yang unik dan trending. Salon kukuya sendiri berada di Gangnam, Seoul, Korea Selatan.

Pencetusnya telah menembus pasar internasional

Warna-warni LED yang menyala tampak seperti lampu disko. Trend satu ini nyatanya menarik netizen lain untuk menghias kukunya dengan tren serupa. Eun Kyung sepertinya selalu punya cara untuk membuat tampilan kuku menjadi sebuah karya seni yang memukau.

Karya-karya Eun Kyung, sang pencetus LED Disco Nail ini, ternyata sudah menembus pasar internasional dengan terlibat dalam beberapa fashion show kelas dunia. Dilansir popsugar, sebut saja F/W Newyork Fashionweek-Flying Solo 2017 dan F/W Newyork Fashionweek-CF Goldman 2017 ikut menampilkan hiasan nail art karya Eun Kyung dalam peragaan busana tersebut. Pantas saja karya-karyanya seringkali menjadi trend ya?! (*)

Editor: Yusva Alam

Buat Kaum Millennials, Ini 5 Tips Menghilangkan Kebiasaan Hedon

Buat Kaum Millennials, Ini 5 Tips Menghilangkan Kebiasaan Hedon

Buat Kaum Millennials, Ini  5 Tips Menghilangkan Kebiasaan Hedon

Hedon bukanlah hal yang patut dipelihara. (unsplash.com/freestocks)

Akurasi.id – Belakangan ini, istilah hedon atau kebiasaan bersenang-senang memang sudah tidak asing lagi di telinga. Terutama bagi kaum milllennials, memanjakan diri dengan perkembangan zaman disertai anggapan masa muda adalah masa bersenang-senang menjadi gerbang bagi hedon untuk merasuki jati dirinya.

Bagaimanapun, hedon bukanlah hal yang patut dipelihara, perlu filter yang kuat agar tidak terjerumus ke dalamnya. Dilansir dari Idntimes.com, Senin (21/06/2021), 5 tips berikut ini bisa diterapkan untuk menghilangkan kebiasaan hedon.

  1. Sadarilah di mana kamu berpijak saat ini

Pertama kali yang harus dilakukan adalah menyadari di mana negeri kamu berpijak saat ini. Ya, bangsa ini telah mengajarkan nilai-nilai luhur yang patut untuk dicontoh serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi sampai terjerumus dan menganggap itu hal normal dan modern. Jangan sampai kamu mengadopsi kebiasaan lain sedang kebiasaan itu bisa berpengaruh negatif terhadap hidupmu.

  1. Ingat, kesuksesan tidak diperoleh dengan bersenang-senang

Kamu harus paham betul bahwa kesuksesan tidak akan diperoleh dengan cara bersenang-senang. Sebaliknya, bekerja keraslah yang akan membantumu meraih kesuksesan yang sesungguhnya. Jika selama ini kamu menganggap bersenang-senang akan membantumu menikmati dunia, maka yakinlah hal itu tidak akan bertahan lama. Sebaliknya, kamu perlu menghabiskan masa mudamu dengan kerja keras serta meminimalkan kebiasaan bersenang-senang.

  1. Perhatikanlah orang-orang di sekitarmu yang kurang beruntung

Tidak semua orang bernasib baik sepertimu. Jangankan untuk bersenang-senang, untuk makan saja, masih banyak orang di luar sana yang kesusahan mendapatkannya. Jurus jitunya adalah lihatlah ke bawah agar kamu bisa bersyukur dan lihatlah ke atas agar kamu bisa berusaha lebih keras menggapai mimpi. Daripada bersenang-senang dengan penghasilanmu, cobalah untuk memberikan manfaat bagi sekitarmu. Kamu bisa menolong mereka dengan cara berbagi.

  1. Tetap pegang prinsip bahwa waktu adalah uang

Pepatah yang sungguh bijak mengatakan “waktu adalah uang”. Tentu saja ini bukan guyonan semata. Kamu mungkin bisa membeli suatu barang, namun tidak untuk waktu. Sekali terlewat, maka kamu akan kehilangannya. Waktu akan selalu bersama kesempatan dan peluang. Semakin sering kamu bersenang-senang, maka akan semakin banyak pula waktu yang kamu lewatkan. Dari sanalah, peluang-peluangmu mulai hilang. Itu artinya sama saja dengan kamu kehilangan sesuatu yang berharga seperti uang.

  1. Buatlah list kegiatan yang bernilai positif

Mungkin saja kamu selalu menyepelekan hal ini. Namun tahukah kamu bahwa membuat list kegiatan harian sangatlah diperlukan. Ini akan menjadi kontrol bagimu seharian penuh. Untuk itu cobalah memulai hari dengan membuat list kegiatan yang bernilai positif. Dalam artian di sini, kamu harus benar-benar filter semua kegiatan itu supaya semuanya bernilai manfaat. Dengan begitu pula, kamu akan meminimalkan waktu bersenang-senang.

Nah, itulah 5 tips yang bisa kamu terapkan untuk menghilangkan kebiasaan hedon. Ingat, masa muda adalah perjuangan dan kerja keras. Itu semua tidak dilakukan dengan bersenang-senang. (*)

Editor: Yusva Alam

5 Kebiasaan Orang Jepang yang Patut Ditiru

5 Kebiasaan Orang Jepang yang Patut Ditiru

5 Kebiasaan Orang Jepang yang Patut Ditiru

Jepang dikenal dengan negara yang punya efisiensi tinggi. (Shutterstock/oneinchpunch)

Akurasi.id – Selama ini Jepang selalu dikenal sebagai negara yang punya budaya efisiensi tinggi dan sangat disiplin. Gimana enggak terkenal, setiap masyarakatnya juga melakukan budaya ini secara serentak sih. Penasaran enggak sih, kira-kira apa saja kebiasaannya dari pagi sampai malam hingga jadi orang yang disiplin? Dilansir dari idntimes.com, Senin (21/06/2021) nah, langsung simak ulasannya berikut ini yuk!

  1. Bangun pagi di pukul 06.00 dan langsung bersiap untuk beraktivitas

Buat kamu yang susah bangun pagi, coba yuk ikuti konsep dari Jepang yang bernama “ikigai”. Maksud dari konsep ini, kamu harus temukan alasan untuk konsisten bangun pagi dan bisa juga diartikan sebagai tujuan kamu untuk hidup ini. Dikutip dari berbagai sumber, orang Jepang yang melakukan “ikigai” ini bisa membuat hidup lebih lama dan terarah.

Contoh nyatanya, orang Jepang yang tinggal di Pulau Okinawa, mayoritas penduduknya berumur lebih dari 100 tahun lho!

  1. Mengikuti senam radio yang disiarkan radio dan televisi setempat

Kebiasaan orang Jepang yang satu ini sering kamu lihat di drama atau film Jepang. Istilahnya bernama Radio Taiso, memang awal mulanya senam ini disiarkan melalui radio, tapi saat ini sudah disiarkan melalui televisi juga loh. Senam ini hanya dilakukan selama 3 menit dan dengan gerakan yang sederhana. Masyarakat Jepang percaya, dengan melakukan senam ini bisa meningkatkan kesehatan dan memperpanjang umur.

  1. Tepat waktu saat makan siang di pukul 12.00

Siapa nih di antara kamu yang suka telat atau bahkan terlalu cepat makan siang? Wah, kalau bagi orang Jepang, hal itu enggak berlaku ya. Soalnya, orang Jepang selalu makan siang tepat waktu pukul 12.00. Bahkan, pernah ada kasus salah satu karyawan di Jepang yang makan siang pukul 11.57 lalu mendapat teguran potong gaji. Wah, disiplin banget ya guys!

  1. Pukul 19.00 jadi momen keluarga dengan menonton televisi bersama

Setelah pulang bekerja, biasanya orang Jepang menghabiskan waktu malam hari untuk makan malam bersama, kemudian menonton televisi bersama keluarga. Momen ini mirip dengan kebiasaan keluarga di Indonesia ya. Orang Jepang biasanya memilih program yang ringan namun menghibur, seperti program game show dan variety show. 

  1. Pukul 22.00 jadi waktu tidur, tapi sebelumnya mereka akan mandi dan bersih diri dulu nih

Untuk melepas penat setelah seharian bekerja, biasanya orang Jepang akan tidur di sekitar pukul 22.00. Tapi, sebelum itu mereka akan membersihkan diri dan sikat gigi sebelum tidur nih. Mirip juga ya, sama kebiasaan orang Indonesia, kamu pasti juga deh. Eits, tapi jangan sembarangan memilih sikat gigi ya. Soalnya, kalau salah pilih bisa berdampak buruk nih sama kesehatan gigimu. (*)

Editor: Yusva Alam

Mari Bahagia dengan Gaya Hidup Minimalis-

Mari Bahagia dengan Gaya Hidup Minimalis

Mari Bahagia dengan Gaya Hidup Minimalis-

Manfaat hidup minimalis. (Sarah Dorweiler/unsplash.com)

Akurasi.id – Di zaman yang serba modern ini, tentu saja akan semakin banyak barang dan keperluan lainnya yang menawarkan banyak pilihan untuk dibeli. Namun terkadang, banyak orang membeli barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka atau hanya sekedar memuaskan keinginan sesaat. Seiring berjalannya waktu, barang yang sudah dibeli dan tidak terpakai itu hanya akan menjadi pajangan saja. Hal ini dikarenakan kamu tidak benar-benar membutuhkan barang tersebut.

Jika sudah begitu, penting untuk kamu memulai gaya hidup minimalis. Menjalani gaya hidup minimalis ada dengan membeli dan memakai barang yang hanya dibutuhkan saja serta berusaha menahan keinginan untuk membeli barang yang tidak sesuai dengan keperluan pribadi. Hidupmu juga akan lebih bahagia dan tidak mengalami penyesalan dikemudian harinya akibat menghabiskan waktu dan uang dengan barang yang tidak sesuai dengan keperluan.

Dilansir dari Hipwee.com, Sabtu (19/06/2021), berikut lima alasan mengapa kamu bisa bahagia dengan gaya hidup yang minimalis. Yuk simak di bawah ini!

  1. Hidup yang simpel dan sederhana

Menjalani hidup minimalis akan membiasakan dirimu menjadi pribadi yang sederhana dan lebih menghargai barang sesuai dengan nilai dan kualitasnya. Namun, bukan berarti kamu tidak diperbolehkan untuk membeli barang yang kamu sukai. Jika kamu memang menyukai barang tersebut dan ingin membelinya, pastikan barang tersebut memang sesuai dengan kebutuhanmu.

Dengan membeli barang seperlunya, kamu juga tidak akan pusing untuk mengatur letak barang tersebut dan akan lebih mudah mengingat letak dari barang yang memang kamu perlukan. Hidupmu juga akan lebih simple dan ngga perlu ribet dalam melakukan apapun.

  1. Menghemat pengeluaran yang tidak penting

Salah satu alasan mengapa kamu perlu menjalani gaya hidup minimalis adalah kamu bisa lebih menghemat pengeluaran yang tidak terlalu penting. Artinya kamu hanya menghabiskan waktu dan biaya pada barang yang memang sesuai dengan kebutuhanmu.

Setelah kamu berhasil menerapkan gaya hidup yang minimalis, kamu bisa memulai untuk menabung serta melakukan investasi sejak dini untuk masa depanmu nanti. Dengan begitu, waktu dan biaya yang kamu habiskan saat ini tidak terbuang percuma karena kamu masih menyempatkan diri untuk menabung.

  1. Hidup lebih ringan dan teratur

Pernahkah kamu merasa rumahmu begitu penuh dan sumpek? Jika memang iya, sudah saatnya kamu perlu membereskan barang-barangmu sendiri. Mulailah untuk menyingkirkan barang yang tidak bisa dipakai lagi. Kemudian kamu bisa sisakan barang yang memang kamu perlukan dan masih bisa digunakan setiap harinya.

Barang yang sudah tidak kamu perlukan bisa kamu jual kembali atau kamu berikan kepada teman atau saudaramu yang lebih memerlukan barang tersebut. Dengan begitu, hidupmu akan lebih terasa ringan dan teratur. Sebab dari pengalaman tersebut bisa menjadi pembelajaran bahwa mempunyai barang yang sesuai kebutuhan atau prioritas lebih penting daripada mengoleksi barang yang nantinya hanya menjadi pajangan saja.

  1. Pikiran lebih fokus pada hal penting

Gaya hidup minimalis juga menjadikan pikiranmu lebih fokus pada hal yang lebih penting atau yang menjadi prioritas hidupmu. Daripada menghabiskan waktu pada hal yang tidak penting, waktu serta biaya lebih bisa difokuskan pada kesehatan dan hal penting lainnya.

Gaya hidup minimalis juga memberikanmu kesempatan untuk bisa mengajarimu hidup sesuai dengan kebutuhan dan membeli barang seperlunya saja. Tentunya dengan harapan barang atau keperluan tersebut bisa awet atau bertahan lama untuk dipakai dan digunakan.

  1. Bebas dari rasa iri

Alasan terakhir menjalani gaya hidup minimalis bisa bikin kamu bahagia adalah kamu bebas dari rasa iri dan membanding-bandingkan. Sebab jika kamu terus mengikuti tren atau kebiasaan orang lain yang tidak sesuai dengan kebutuhanmu, hal itu hanya akan sia-sia dan merugikan dirimu sendiri.

Dengan hidup minimalis, kamu akan lebih merasa nyaman dengan gaya hidupmu sendiri  yang memang sesuai dengan kebutuhan dan style kamu sendiri. Kamu bisa bebas memakai pakaian yang nyaman, bebas menyantap makanan kesukaanmu dan memakai kendaraan yang memang sesuai dengan kebutuhanmu tanpa perlu mengikuti gaya hidup orang lain.

Nah itulah 5 alasan mengapa menjalani gaya hidup minimalis akan membuatmu lebih bahagia dan nyaman dalam menjalani hidup. Yuk dicoba! (*)

Editor: Yusva Alam

Ini Loh sebabnya Uang Cepat Habis Sebelum Gajian

Ini Loh sebabnya Uang Cepat Habis Sebelum Gajian

Ini Loh sebabnya Uang Cepat Habis Sebelum Gajian

Pola hidup ala kekinian bisa menjadi sebagai salah satu masalah terbesar dalam keuangan. (Priscilla Du Prees/unsplash.com)

Akurasi.id – Disadari atau tidak saat ini kaum millennial atau yang lebih keren dengan istilah anak kekinian selalu mengangggap bahwa kehidupan sosial, terlebih kehidupan di sosial media sebagai salah satu aspek yang penting.

Dengan adanya media sosial, prilaku konsumtif untuk memenuhi gaya hidup saat ini memang tengah lekat dengan karakteristik kaum millennial alias anak kekinian. Disadari atau tidak guys, dengan pola hidup ala kekinian bisa menjadi sebagai salah satu masalah terbesar dalam keuangan kalian jika kalian tidak dapat mengelolanya dengan baik.

Lho, kok bisa? Pasti bisa, guys. Karena sebagaian besar atau mungkin salah satu kegiatan di bawah ini bisa jadi sudah menjadi kegiatan rutinitas kamu yang disadari atau tidak mengakibatkan uang cepat habis sebelum gajian.

Dilansir dari hipwee.com, Sabtu (19/06/2021) apa aja alasannya? Yuk,cek!

  1. Kuota internet yang sering jebol sebelum waktunya

Bukan lagi rahasia umum kalau paket data atau kuota internet merupakan barang wajib beli di kebutuhan kita setiap bulanna. Sebab, tanpa kuota internet dunia kalian akan hampa. Kalian tidak akan mampu bereksis-eksis ria dan pamer kekinian di media sosial.

Di rumah, kampus atau kantor sih masih aman karena menggunakan sarana Wifi. Nah, kalau lagi diluar atau saat nge – mall, atau mungkin tidak menggunakan wifi dirumah gimana? Gak cuman itu aja, guys. Terkadang kuota internet sering jebol sebelum waktunya karena biasanya kita demen nonton  drama streamingan sampai lupa cek kuota kita.

  1. Nongkrong hanya untuk update media sosial

Nah, kalau untuk yang ini siapa saja termasuk penulis pun pernah melakukannya dan bahkan teramat sering dilakukan oleh anak-anak kekinian alias anak-anak millennial. Mereka akan datang mengunjungi cafe-cafe ataupun tempat-tempat yang tengah hits dan instagramable di kalangan mereka. Dan kemudian pesannya hanya sekedar kopi susu agar terlihat seperti anak indie pecinta senja.

Atau hanya sekedar pesan minum saja dan sepiring makanan kecil pendamping, namun tujuan utama nongkrong adalah perbanyak stock foto di tempat kekinian. Yeuhhh, iya nggak nih guys? Kalau penulis sih, sometimes iya. Hehehe

  1. Pengeluaran terbesar di makeup dan gadget

Bagi sebagain besar wanita, makeup adalah identitas serta sebagai bentuk mengekspresikan diri mereka. Termasuk dengan para millennial atau kaum kekinian yang menganggap bahwa identitas diri sebagai salah satu isu penting dalam gaya hidup mereka.

Sehingga tak jarang bagi mereka, untuk rela berburu makeup keluaran brand terbaru baik drugstor ataupun luar hanya untuk sekedar memperlihatkan bahwa mereka mampu dan tidak ketinggalan.

Sama halnya dengan gadget, bagi anak kekinian gadget merupakan salah satu hal penting yang tidak boleh terlewatkan. Merekan akan selalu update mengenai gadget keluaran terbaru dengan spesifikasi terbaru pula sebagai salah satu bentuk trend kekinian yang wajib mereka miliki . Tentu saja ha ini sudah menjadi gaya hidup tersendiri bagi sebagian kaum millennial atau keekinian.

  1. Liburan ala selebgram tapi ujung-ujungnya nggak jelas

Banyak dari mereka yang seringkali melakukan iburan ke tempat wisata yang tidak jelas, hanya bermodalkan prinsip yang penting senang-senang bareng teman-teman terkasih, walaupun segan untuk menolak. Perkara punya uang atau engak, bagi mereka urusan uang adalah perihal nanti saja yang terpenting sekarang adalah senang-senang.

  1. Asal belanja apalagi kalau dengar kata disnon dan beli satu dapat dua

Generasi millennial identik dengan teknologi, termasuk perihal belanja online. Saking mudahnya bertransaksi, generasi millennial kerap dianggap boros. Terlebih bagi sebagian wanita tidak akan bisa berhenti jika melihat barang diskonan atau flash sale di aplikasi belanja online mereka.

Tidak hanya beberlanja melalui online, bahkan flsah sale di beberapa store pun juga tak luput dari pandangan mereka haya dengan alasan “Eh, mumpung branded itu lagi sale gila-gilaan. Kapan lagi,nih..”

Trust me, guys. Konsep para millennial adalah lebih memilih sesuatu yang dapat dikenang dibadingkan dengan sesuatu yang dapat dimiliki. Mereka rela menghabiskan uang mereka hanya untuk sebutan label “kekinian”.

Menghabiskan uang uantuk sebuah pengalaman memang akan mengajarkan kita banyak hal, namun kalau membeli barang yang hanya sekedar ingin tanpa menggunakannya hanya untuk sebuah label kekinian kan sayang, guys. Alangkah lebih baik, bila kita membeli barang untuk investasi masa depan, sepertinya akan jauh lebih keren dan oke, iya kan? (*)

Editor: Yusva Alam

6 Cara Simpan Parfum Biar Awet Baunya

6 Cara Simpan Parfum Biar Awet Baunya

6 Cara Simpan Parfum Biar Awet Baunya

Salah satu tips agar tetap wangi, taruh di box asli. (pilipiligram.com)

Akurasi.id – lupa untuk pakai parfum. Aroma segar dan wangi yang dihasilkan oleh parfum bisa bikin kepercayaan diri mereka meningkat. Namun sayang, beberapa parfum nggak memiliki bau yang awet. Penyebabnya bisa beragam, salah satunya ialah karena parfum nggak disimpan dengan benar.

Nggak perlu mahal, parfum murah yang disimpan dengan benar pun akan memiliki aroma yang tahan lama kok. Dilansir dari hipwee.com, Sabtu (19/06/2021), begini cara simpan parfum biar awet, supaya tetap segar.

  1. Pastikan selalu menutup botol parfum rapat-rapat setelah digunakan

Sering membiarkan botol terbuka bisa menyebabkan proses oksidasi yang mana akan membuat aroma parfum berkurang. Aroma inilah  yang nantinya akan menguap dan terekspos menjadi udara.

  1. Agar bau yang dihasilkan tetap sama, simpanlah parfum di dalam boks aslinya

Hal ini bisa menghindarkan parfum dari paparan sinar matahari yang akan merusak baunya. Cahaya dalam bentuk apa pun dipercaya mampu merusak aroma parfum lo!

  1. Simpan parfum di tempat yang memiliki suhu konsisten supaya baunya nggak cepat hilang

Makanya, kamu nggak disarankan untuk menyimpan parfum di dalam kamar mandi dan mobil. Sebab, kedua tempat ini sering mengalami perubahan suhu yang ekstrim.

  1. Selain itu, kamu juga nggak disarankan untuk mengocok parfum sebelum atau setelah digunakan

Banyak orang yang selama ini beranggapan bahwa mengocok parfum bisa membuat aromanya tercampur dengan baik. Namun, ternyata pernyataan ini justru nggak benar lo! Mengocok parfum malah akan mengurai molekul di dalamnya dan membuat baunya cepat hilang.

  1. Usahakan untuk selalu menaruh parfum di botol aslinya

Proses pemindahan parfum bisa membuat cairannya menguap dan bau jadi nggak awet. Jika memang kamu repot membawa parfum besar untuk jalan-jalan, belilah parfum dengan kemasan mini saja, ya!

  1. Simpan selalu parfum di tempat sejuk dan gelap agar baunya tetap awet

Paparan cahaya bisa memecah molekul parfum dan akan mempengaruhi kualitas aromanya. Kalau mau bau parfum lebih awet, baiknya simpan di dalam kulkas atau lemari yang nggak terlalu panas, ya!

Sekarang sudah tahu kan kalau cara menyimpan parfum berpengaruh pada kualitas baunya. Jadi, jangan lagi simpan parfummu sembarangan, ya! (*)

Editor: Yusva Alam

Saatnya Kamu Move On dari 5 Hal Merugikan Ini!

Saatnya Kamu Move On dari 5 Hal Merugikan Ini!

Saatnya Kamu Move On dari 5 Hal Merugikan Ini!

Jangan terus terpuruk, yuk move on dari kegagalan. (Ivan Samkov/ Pexels)

Akurasi.id – Banyak orang yang gagal move on dari mantan terindahnya. Mungkin kamu salah satunya. Akhirnya, membuatmu sulit membuka hati untuk orang baru. Beberapa orang bahkan terpuruk dalam kisah sedihnya bertahun-tahun, hingga lupa membahagiakan dirinya sendiri.

Meskipun istilah move on selalu dikaitkan dengan kisah asmara, tapi sebenarnya tidak selalu berkaitan dengan mantan loh. Kamu juga perlu move on dari beberapa hal dalam kehidupanmu. Dilansir dari hipwee.com, Sabtu (19/06/2021), bagi kamu yang sudah berhasil move on dari mantan, yuk saatnya kamu move on juga dari 5 hal berikut ini!

  1. Move on dari kebiasaan menunda dan menumpuk pekerjaan

Tidak bisa dipungkiri, seringkali kita melakukan hal negatif yang akhirnya menjadi kebiasaan. Misalnya, menunda menyelesaikan tugas sekolah atau kuliah. Terlihat sepele, tapi jika dilakukan terus menerus akan menjadi kebiasaan buruk hingga di dunia kerja. Hal ini tentu akan membuat hasil kerja menjadi tidak maksimal. Semakin menunda pekerjaan untuk diselesaikan, semakin banyak pekerjaan yang harus diselesaikan nantinya.

  1. Move on dari berpikir negatif

Kita juga perlu move on dari pikiran negatif yang menghambat aktivitas. Rasa khawatir, gelisah, takut, dan pikiran-pikiran negatif lainnya harus bisa kita kurangi. Pikiran kita ibarat pelopor dari segala sesuatu. Ketika kita berpikir negatif, kita cenderung melakukan segala sesuatu dengan ragu dan takut. Sebenarnya, memang tidak salah merasakan emosi negatif tersebut, tapi jangan sampai keblabasan dan akhirnya mengganggu aktivitas dan produktivitas sehari-hari.

  1. Move on dari mengucapkan kata-kata menyakitkan

Kata-kata yang keluar dari mulut kita, bisa membuat orang lain bahagia ataupun terluka. Kadang seseorang tidak sadar, bahwa kalimat yang dia ucapkan menyakiti orang lain. Niat membuat candaan dengan teman-teman, malah akhirnya berujung pada permusuhan. Oleh sebab itu, kita harus bisa menjaga ucapan agar tidak menyakiti orang lain. Jika ingin membuat bercandaan, pertimbangkan dulu bagaimana karakter orang yang dihadapi dan bagaimana suasana sekitar saat itu.

  1. Move on dari berharap yang berlebihan

“Semakin menaruh harap, semakin besar pula risiko untuk kecewa”

Kalimat tersebut, bisa menjadi pengingat saat kita punya harapan berlebihan pada seseorang atau hal lain yang lakukan. Jika harapan tidak terwujud, siapkah dirimu menerima kekecewaaan? Ketika kamu melakukan sesuatu, jangan mengharapkan bahwa kamu akan mendapatkan mendapatkan seperti yang kamu inginkan.

  1. Move on dari menyalahkan diri sendiri dan orang lain

Menyalahkan orang lain atas kondisi terburuk atau kegagalan yang kita alami, nyatanya bukanlah solusi terbaik. Itu hanya pelampiasaan sementara yang cukup melegakan sekaligus merugikan dan pada akhirnya berujung penyesalan. Tak masalah jika kita harus terpuruk dalam kesedihan sementara waktu. Menarik diri dari lingkungan untuk introspeksi dan menyiapkan langkah selanjutnya untuk menjalani hidup lebih baik lagi.

Move on dari hal-hal negatif memang tidak semudah menulis artikel ini. Tapi, punya komitmen untuk terus memperbaiki diri setiap hari adalah lebih baik. Semangat yuk, kita mulai bersama dari hal-hal sederhana. (*)

Editor: Yusva Alam