Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran

Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran

Astyle.akurasi.id, Bontang – Setelah merayakan lebaran Idulfitri, beberapa orang mungkin merasa perlu untuk menurunkan berat badan setelah makanan lezat dan banyak yang dikonsumsi selama liburan. Berikut beberapa tips untuk menurunkan berat badan setelah lebaran yang dirangkum Akurasi.id dari berbagai sumber:

Mulai dengan Menetapkan Tujuan yang Realistis

Tentukan tujuan yang realistis untuk menurunkan berat badan, misalnya menurunkan 0,5-1 kilogram per minggu. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan termotivasi.

Pilih Makanan Sehat

Perbanyak konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh. Hindari makanan yang tinggi lemak jenuh, gula tambahan, dan karbohidrat olahan.

Kurangi Porsi Makan

Cobalah untuk mengontrol porsi makan Anda. Gunakan piring yang lebih kecil atau ukur porsi makanan Anda untuk menghindari overeating.

Hindari Makanan Ringan dan Makanan Cepat Saji

Hindari makanan ringan dan makanan cepat saji yang tinggi kalori dan rendah nutrisi. Sebagai gantinya, pilih camilan sehat seperti buah-buahan, yogurt rendah lemak, atau kacang-kacangan.

Berolahraga Secara Teratur

Lakukan aktivitas fisik secara teratur untuk membantu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme. Pilihlah aktivitas yang Anda sukai, seperti berjalan kaki, berlari, berenang, atau bersepeda.

Hindari Minuman Berkalori Tinggi

Batasi konsumsi minuman berkalori tinggi seperti minuman bersoda, minuman manis, atau minuman beralkohol. Pilihlah air putih, teh hijau, atau minuman rendah kalori lainnya sebagai pengganti.

Tetap Terhidrasi

Pastikan Anda minum cukup air setiap hari. Air dapat membantu mengendalikan nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Tetap Konsisten

Konsistensi adalah kunci untuk mencapai dan mempertahankan penurunan berat badan. Tetaplah konsisten dengan rencana makan dan olahraga Anda, meskipun setelah lebaran.

Jangan Lupakan Istirahat yang Cukup

Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup setiap malam. Kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme dan keputusan makan Anda.

Jadilah Sabar dan Telaten

Proses menurunkan berat badan membutuhkan waktu dan kesabaran. Ingatlah untuk menghargai kemajuan Anda, meskipun kecil, dan tetaplah fokus pada tujuan Anda.

Dengan mengikuti tips-tips di atas secara konsisten, Anda dapat mencapai penurunan berat badan setelah Lebaran secara sehat dan berkelanjutan. (*)

 

Editor: Suci Surya Dewi

Tips Menyimpan Kue Lebaran Agar Tahan Lama

Tips Menyimpan Kue Lebaran Agar Tahan Lama

Astyle.akurasi.id, Bontang – Menyimpan kue lebaran dengan benar menjadi kunci agar kue tetap segar dan tahan lama. Berikut beberapa tips yang dilansir Akurasi.id dari berbagai sumber untuk menyimpan kue lebaran dengan baik agar tetap segar dan lezat dalam jangka waktu yang lebih lama.

  1. Pilih Wadah yang Tepat

Gunakan wadah kedap udara atau toples yang kedap udara untuk menyimpan kue. Pastikan wadah tersebut bersih dan kering sebelum digunakan. Pastikan untuk menggunakan wadah yang tertutup rapat agar udara dan kelembaban di sekitarnya terjaga. Hal ini akan membantu mencegah kue dari kontaminasi udara luar dan menjaga kelembaban agar tidak membuat kue menjadi keras.

  1. Pisahkan Kue Berdasarkan Jenisnya

Jika Anda memiliki berbagai jenis kue kering, pisahkan kue-kue tersebut berdasarkan jenisnya agar aroma dan rasa masing-masing kue tidak saling bercampur.

  1. Hindari Paparan Udara Langsung

Tempatkan wadah kue Lebaran di tempat yang terhindar dari paparan langsung sinar matahari atau udara yang panas. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat kue menjadi lembek atau meleleh, dan sinar matahari langsung dapat mempercepat kerusakan kualitas kue.

  1. Gunakan Kertas Parchment

Letakkan selembar kertas parchmen di antara lapisan kue dalam wadah. Ini akan membantu mencegah kue saling menempel dan mengurangi risiko kue menjadi lembab.

  1. Simpan di Tempat Sejuk dan Kering

Simpan kue Lebaran di tempat yang sejuk dan kering, seperti lemari es atau ruang penyimpanan yang terjaga dari kelembaban. Suhu yang rendah dan kelembaban yang terkendali akan membantu mempertahankan kesegaran kue dalam jangka waktu yang lebih lama.

  1. Cek Secara Berkala

Selalu periksa kue Lebaran secara berkala untuk memastikan kesegaran dan kualitasnya. Jika terdapat tanda-tanda kue mulai mengering atau kerusakan lainnya, segera buang kue tersebut untuk mencegah penyebaran kerusakan ke kue lainnya. (*)

 

Editor: Suci Surya Dewi

Jadi Sajian Wajib Saat Lebaran, Berikut Sejarah dan Resep Opor Ayam

Jadi Sajian Wajib Saat Lebaran, Berikut Sejarah dan Resep Opor Ayam

Astyle.Akurasi.id, Nasional – Opor ayam menjadi salah satu hidangan yang sangat disukai selama perayaan-perayaan khusus, seperti Idulfitri. Opor ayam yang cocok disandingkan dengan ketupat ini merupakan hidangan khas Indonesia yang terdiri dari potongan daging ayam yang dimasak dalam santan dengan bumbu rempah-rempah khas.

Dibalik kelezatan opor ayam, rupanya ada fakta menarik. Dilansir Akurasi.id dari berbagai sumber, masakan khas lebaran ini sudah ada sejak dari zaman dahulu. Banyak masyarakat Indonesia berpikir bahwa opor ayam ini kuliner berasal dari Indonesia. Namun, nyatanya, opor ayam ini merupakan makanan hasil modifikasi dari budaya asing.

Sejarawan kuliner Fadly Rahman, mengungkapkan bahwa, opor merupakan makanan hasil modifikasi dari masakan dua negara yakni India dan Arab. Jika di India memiliki kari sebagai makanan khasnya, di Arab mempunyai gulai sebagai makanan khasnya. Kemudian kedua makanan tersebut menghasilkan opor yang menjadi masakan hasil penyatuan budaya Indonesia dengan budaya asing alias akulturasi.

Masakan kari dan gulai ini pertama kali masuk ke kawasan-kawasan pesisir di Indonesia yang telah tersentuh dengan agama Islam. Opor ayam pertama kali diperkenalkan oleh orang Arab dan India. Selain itu, kawasan pesisir Indonesia yang dikenalkannya yakni Sumatera, Jawa dan Selat Malaka. Hal itu yang membuat opor ayam bisa didapatkan di wilayah yang berakar dari budaya Melayu dan Jawa.

Resep Opor Ayam

Jadi Sajian Wajib Saat Lebaran, Berikut Sejarah dan Resep Opor Ayam

Berikut adalah resep tradisional untuk membuat opor ayam, hidangan khas Indonesia yang lezat dan kaya rempah:

Bahan:

1 ekor ayam, potong menjadi potongan-potongan sesuai selera

400 ml santan kental

200 ml santan encer

2 lembar daun salam

2 batang serai, memarkan

4 cm lengkuas, memarkan

4 cm jahe, memarkan

5 butir telur, rebus dan kupas (opsional)

Garam secukupnya

Gula merah secukupnya

Bumbu Halus:

6 butir bawang merah

4 siung bawang putih

3 cm kunyit

2 cm jahe

2 cm lengkuas

1/2 sdt ketumbar

1/4 sdt merica

Langkah-langkah:

  1. Haluskan semua bumbu halus menggunakan blender atau ulekan hingga halus dan lembut.
  2. Panaskan sedikit minyak dalam wajan besar atau panci, tumis bumbu halus bersama dengan daun salam, serai, lengkuas, dan jahe yang sudah dimemarkan hingga harum dan matang.
  3. Setelah bumbu matang dan harum, masukkan potongan ayam ke dalam wajan atau panci. Aduk rata hingga ayam terbalut bumbu dengan baik.
  4. Tuangkan santan kental dan santan encer ke dalam panci, aduk rata. Biarkan ayam mendidih dengan api sedang.
  5. Setelah mendidih, tambahkan garam dan gula merah secukupnya sesuai dengan selera. Aduk rata dan biarkan ayam matang dengan santan hingga bumbu meresap dan kuah mengental. Pastikan untuk sesekali mencicipi dan menyesuaikan rasa.
  6. Setelah matang, tambahkan telur rebus ke dalam opor ayam (jika menggunakan telur). Aduk perlahan agar telur terbalut bumbu.

Setelah semua bahan matang dan bumbu meresap, angkat opor ayam dari kompor. Sajikan opor ayam panas bersama dengan nasi putih hangat atau ketupat. Selamat mencoba memasak opor ayam! Semoga hidangan ini dapat menjadi sajian yang lezat dan disukai oleh keluarga Anda. (*)

 

Editor: Redaksi Akurasi.id

Oseng Cumi Mercon

Oseng Cumi Mercon, Resep Menggoyang Lidah

Akurasi.id – Oseng cumi mercon adalah masakan yang cukup populer di Indonesia. Perpaduan antara cumi dengan bumbu pedas yang gurih dan manis, dan merupakan bumbu perpaduan dari rempah-rempah.

Salah satu hidangan khas Indonesia yang terkenal dengan rasa pedasnya yang menggigit. Asal usulnya tidak dapat dipastikan secara pasti, tetapi dapat diasumsikan bahwa hidangan ini berasal dari budaya kuliner Indonesia yang kaya dan beragam.

Hidangan ini mungkin berasal dari tradisi kuliner Jawa atau daerah lain di Indonesia yang menggunakan bahan-bahan lokal yang melimpah, seperti cumi (sotong), cabai, dan rempah-rempah. Penggunaan bumbu-bumbu khas Indonesia seperti bawang putih, cabai, kecap manis, dan saus tiram dalam oseng cumi mercon mencerminkan kekayaan rasa dan aroma rempah-rempah yang menjadi ciri khas masakan Indonesia.

Secara historis, masakan pedas seperti ini mungkin telah ada sejak lama di Indonesia karena pengaruh dari berbagai budaya dan tradisi kuliner yang berkembang di kepulauan Indonesia. Karena sifatnya yang pedas dan menggigit, oseng cumi mercon sering dianggap sebagai salah satu hidangan yang cocok dinikmati bersama nasi putih sebagai lauk utama.

Meskipun tidak ada catatan tertulis yang secara spesifik menyebutkan asal-usulnya, hidangan ini telah menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia yang terus berkembang dan menjadi favorit di berbagai daerah di Indonesia. Seiring dengan waktu, variasi dan inovasi dalam penyajian oseng cumi mercon juga terus berkembang, sesuai dengan selera dan preferensi lokal di berbagai daerah.

Berikut Resep dan Cara Membuat Oseng Cumi Mercon

Bahan-bahan:

  • 500 gram cumi segar, bersihkan dan potong sesuai selera
  • 5 buah cabai merah besar, iris tipis (sesuai selera tingkat kepedasan)
  • 5 buah cabai rawit merah, iris tipis (sesuai selera tingkat kepedasan)
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 buah tomat, potong dadu kecil
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk, iris tipis
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kecap manis
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu: Panaskan sedikit minyak di wajan. Tumis bawang putih cincang hingga harum.
  2. Tambahkan cabai: Setelah bawang putih harum, tambahkan cabai merah besar dan cabai rawit merah. Tumis hingga cabai layu dan harum.
  3. Masukkan cumi: Setelah cabai layu, masukkan potongan cumi. Aduk rata dan tumis hingga cumi berubah warna.
  4. Tambahkan bumbu lainnya: Setelah cumi berubah warna, tambahkan saus tiram, kecap manis, garam, dan gula secukupnya. Aduk rata hingga bumbu meresap ke cumi.
  5. Tambahkan bahan lainnya: Setelah bumbu meresap, tambahkan tomat, daun bawang, serai yang telah dimemarkan, dan daun jeruk. Aduk rata dan masak sebentar hingga tomat layu.
  6. Koreksi rasa: Cicipi oseng cumi mercon yang telah matang. Tambahkan garam atau gula sesuai selera jika diperlukan.
  7. Sajikan: Angkat oseng cumi mercon dari wajan dan sajikan selagi hangat bersama nasi putih.

 

Kandungan Oseng Cumi Mercon

Memiliki kandungan gizi yang bervariasi tergantung pada bahan-bahan yang digunakan dan cara memasaknya. Berikut adalah perkiraan kandungan gizi yang umumnya terdapat dalam hidangan ini adalah:

  1. Protein: Cumi adalah sumber protein hewani yang baik. Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, dan rambut.
  2. Lemak: Minyak yang digunakan untuk menumis dan kandungan lemak alami dalam cumi menyediakan energi bagi tubuh. Namun, perlu diingat bahwa konsumsi lemak jenuh dan trans sebaiknya dikontrol agar tidak berlebihan.
  3. Karbohidrat: Mengandung sedikit karbohidrat, terutama dari bumbu-bumbu tambahan seperti kecap manis dan saus tiram. Karbohidrat memberikan energi untuk aktivitas sehari-hari.
  4. Serat: Jumlah serat dalam hidangan ini biasanya tidak signifikan, kecuali jika ditambahkan dengan sayuran lain seperti paprika, wortel, atau buncis. Serat bermanfaat untuk pencernaan yang sehat.
  5. Vitamin dan mineral: Tomat, cabai, bawang putih, dan bumbu-bumbu lain yang digunakan dalam oseng cumi mercon mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin C, vitamin A, kalium, dan selenium. Vitamin dan mineral ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  6. Kalori: Jumlah kalori tergantung pada jumlah minyak yang digunakan dan proporsi bahan-bahan lainnya. Namun, secara umum, oseng cumi mercon cenderung memiliki kalori yang moderat hingga tinggi karena penggunaan minyak dan bumbu.

Perlu diingat bahwa kandungan gizi dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti proporsi bahan, cara memasak, dan tambahan bumbu. Selalu disarankan untuk mengonsumsi dengan seimbang dan memperhatikan porsi makan agar tetap menjaga pola makan yang sehat. (*)

 

Penulis: Diva Ramadhani Prasetyo

 

Creamy Garlic Chicken

Creamy Garlic Chicken, Menu Spesial Yang Simpel

Akurasi.id – Creamy garlic chicken merupakan hidangan dengan potongan daging ayam yang dimasak dalam saus krim bawang putih yang gurih dan perpaduan kental. Hidangan yang sangat populer di daerah Barat, namun kini kita juga mampu membuatnya sendiri dirumah dengan simpel tanpa ribet.

Creamy garlic chicken adalah hidangan yang awalnya berasal dari masakan Barat, khususnya masakan Amerika Serikat. Ini adalah varian dari hidangan ayam dengan saus krim, di mana bawang putih adalah bahan kunci yang memberikan rasa khasnya. Meskipun tidak ada catatan pasti tentang asal usulnya, hidangan ini telah menjadi populer di restoran-restoran Barat dan masakan rumahan di seluruh dunia.

Asal usulnya mungkin berasal dari evolusi dari hidangan-hidangan krim yang serupa dalam masakan Eropa, di mana saus krim digunakan dalam berbagai hidangan daging. Penggunaan bawang putih dalam hidangan ini kemungkinan besar terinspirasi oleh penggunaan yang luas dari bawang putih dalam masakan Mediterania dan Eropa.

Selama bertahun-tahun, hidangan ini telah mengalami berbagai variasi dan adaptasi tergantung pada preferensi lokal dan kreativitas koki. Resep ayam creamy garlic sering diubah dan dimodifikasi sesuai selera individu, termasuk penambahan atau pengurangan bahan-bahan tertentu atau variasi dalam teknik memasaknya. Seiring dengan popularitas masakan internasional dan akses yang lebih luas terhadap bahan-bahan global, creamy garlic chicken telah menjadi salah satu hidangan ayam yang disukai di banyak rumah dan restoran di seluruh dunia.

 

Berikut Resep Creamy Garlic Chicken

Bahan-bahan:

  • 500 gram daging ayam (dada atau paha), potong sesuai selera
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 bawang bombay, cincang halus
  • 200 ml susu cair
  • 100 ml kaldu ayam
  • 2 sendok makan mentega
  • 2 sendok makan tepung maizena
  • Garam secukupnya
  • Lada secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Cara Membuat:

  1. Panaskan sedikit minyak goreng dalam wajan. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan berwarna kecokelatan.
  2. Masukkan potongan daging ayam. aduk hingga daging ayam berubah warna dan matang sepenuhnya.
  3. Tambahkan mentega ke dalam wajan, aduk hingga mentega mencair dan tercampur dengan ayam dan bumbu.
  4. Tuangkan susu cair dan kaldu ayam ke dalam wajan, aduk rata.
  5. Campurkan tepung maizena dengan sedikit air dalam mangkuk kecil hingga larut, lalu tuangkan ke dalam wajan sambil terus diaduk agar saus mengental.
  6. Tambahkan garam dan lada secukupnya sesuai dengan selera, aduk rata dan biarkan mendidih sebentar.
  7. Setelah saus mengental dan bumbu meresap ke dalam ayam, angkat dari api.
  8. Sajikan ayam creamy garlic ini selagi hangat bersama nasi putih atau pasta.

 

Kandungan Creamy Garlic Chicken

Kandungan nutrisi dalam hidangan ini terutama tergantung pada bahan-bahan yang digunakan dan proporsi saus krim. Berikut adalah perkiraan kandungan nutrisi umum untuk creamy garlic chicken:

  1. Protein: Daging ayam merupakan sumber protein hewani utama dalam hidangan ini. Protein penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  2. Lemak: Saus krim dan mentega/minyak memberikan kandungan lemak dalam hidangan ini. Lemak memberikan energi dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.
  3. Karbohidrat: Karbohidrat mungkin hadir dalam jumlah kecil, terutama jika hidangan disajikan dengan pasta atau roti sebagai pelengkap. Namun, hidangan utama ini cenderung lebih rendah karbohidrat.
  4. Kalori: Kandungan kalori dalam ayam creamy garlic bisa cukup tinggi tergantung pada jumlah dan jenis lemak yang digunakan dalam saus krim, serta bagaimana daging ayam dimasak.
  5. Vitamin dan Mineral: Kandungan vitamin dan mineral tergantung pada bahan-bahan yang digunakan dalam saus krim dan cara memasak daging ayam. Namun, beberapa nutrisi yang mungkin terkandung adalah vitamin B12, selenium, zat besi, dan fosfor dari daging ayam.
  6. Serat: Hidangan ini mungkin rendah serat, terutama jika disajikan tanpa sayuran atau sumber serat tambahan lainnya.
  7. Gula dan Garam: Perlu diperhatikan bahwa saus krim dan bahan lainnya mungkin mengandung gula dan garam tambahan, tergantung pada bahan dan saus krim yang digunakan.

Pastikan untuk memperhatikan proporsi dan bahan-bahan yang digunakan saat memasak creamy garlic chicken untuk menciptakan hidangan yang seimbang secara nutrisi. (*)

 

Penulis: Diva Ramadhani Prasetyo

Salad Bayam Alpukat Dan Almond

Salad Bayam Alpukat Hidangan Sehat dan Lezat Selama Berpuasa

Akurasi.id – Salad bayam alpukat dan kacang almond adalah pilihan yang cocok untuk menu berbuka puasa. Karena banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk tubuh kita selama berpuasa.

Berikut Beberapa Alasan Mengapa Salad Ini Cocok Untuk Berbuka Puasa

  • Ringan dan Menyegarkan

Salad ini memiliki tekstur yang ringan dan menyegarkan, sehingga cocok untuk mengawali berbuka puasa setelah seharian berpuasa. Kandungan air dalam bayam dan alpukat juga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

  • Kaya Nutrisi

Salad ini mengandung berbagai nutrisi penting seperti serat, vitamin, mineral, dan lemak sehat. Setelah berpuasa sepanjang hari, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang untuk memulihkan energi dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

  • Mudah Disiapkan

Resep salad ini relatif mudah dan cepat untuk disiapkan, sehingga cocok untuk dipersiapkan sebagai menu berbuka puasa. Anda dapat menyiapkan bahan-bahannya sebelum waktu berbuka puasa sehingga dapat langsung menikmatinya tanpa perlu menunggu terlalu lama.

  • Rasa yang Lezat

Gabungan bayam, alpukat, dan kacang almond memberikan rasa yang kaya dan beragam pada salad ini. Dressing yang terbuat dari minyak zaitun, cuka apel, madu, dan mustard Dijon juga memberikan sentuhan rasa yang lezat pada salad.

  • Menyediakan Energi yang Dibutuhkan

Salad ini mengandung kacang almond yang merupakan sumber protein nabati dan lemak sehat, serta alpukat yang mengandung lemak sehat dan kalium. Kombinasi ini dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas setelah berbuka puasa.

Dengan demikian, salad bayam alpukat dan kacang almond adalah pilihan yang baik untuk menu berbuka puasa, memberikan nutrisi yang dibutuhkan dan membantu memulihkan energi setelah berpuasa sepanjang hari.

 

Berikut Resep Membuat Salad Bayam Alpukat dan Kacang Almond

Bahan-bahan:

  • 200 gram bayam segar
  • 1 alpukat matang, dipotong dadu
  • 1/4 cangkir kacang almond, dipanggang dan diiris
  • 1/4 cangkir keju parmesan parut (opsional)
  • 1/4 cangkir cranberry kering (opsional)

Dressing:

  • 2 sendok makan minyak zaitun extra virgin
  • 1 sendok makan cuka apel
  • 1 sendok teh madu
  • 1/2 sendok teh mustard Dijon
  • Garam dan merica secukupnya

Instruksi:

  1. Cuci bersih bayam segar dan tiriskan. Jika daun bayam terlalu besar, Anda bisa memotongnya menjadi potongan yang lebih kecil.
  2. Potong alpukat menjadi dadu dan iris kacang almond yang sudah dipanggang.
  3. Campurkan semua bahan untuk dressing dalam mangkuk kecil. Aduk hingga tercampur rata.
  4. Di mangkuk besar, campurkan bayam, potongan alpukat, kacang almond, dan cranberry kering (jika digunakan). Tuangkan dressing di atasnya dan aduk secara merata.
  5. Taburkan keju parut di atas salad sebagai hiasan jika diinginkan.
  6. Sajikan segera dan nikmati

Salad bayam alpukat dan almond ini cocok disajikan sebagai hidangan pembuka ringan atau sebagai hidangan utama untuk makan siang atau makan malam yang sehat dan lezat. Anda juga dapat menyesuaikan resep ini dengan menambahkan bahan tambahan lain sesuai dengan selera, seperti potongan daging ayam panggang atau tambahkan sayuran lainnya seperti tomat ceri atau mentimun.

 

Salad bayam alpukat dan kacang almond adalah hidangan yang kaya akan nutrisi. Beberapa kandungan nutrisi utama dari bahan-bahan dalam salad ini:

Bayam:

  • Serat: Bayam kaya akan serat, yang penting untuk pencernaan yang sehat.
  • Vitamin A: Bayam mengandung banyak vitamin A, yang penting untuk kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh.
  • Vitamin K: Bayam juga merupakan sumber vitamin K yang baik, yang penting untuk pembekuan darah yang sehat.

Alpukat:

  • Lemak Sehat: Alpukat mengandung lemak sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal, yang baik untuk jantung.
  • Serat: Alpukat adalah sumber serat yang baik, membantu menjaga pencernaan tetap sehat.
  • Kalium: Alpukat kaya akan kalium, yang penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan fungsi otot yang baik.

Kacang Almond:

  • Protein: Kacang almond mengandung protein nabati, yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  • Vitamin E: Kacang almond merupakan sumber vitamin E yang baik, yang berperan sebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
  • Lemak Sehat: Kacang almond juga mengandung lemak sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal, yang baik untuk kesehatan jantung.

Dressing (minyak zaitun, cuka apel, madu, mustard Dijon):

  • Lemak Sehat: Minyak zaitun merupakan sumber lemak sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal, yang baik untuk kesehatan jantung.
  • Antioksidan: Cuka apel mengandung antioksidan, seperti polifenol, yang dapat membantu melawan peradangan dalam tubuh.
  • Energi: Madu memberikan rasa manis alami pada dressing, dan juga mengandung beberapa vitamin dan mineral yang penting.
  • Rasa: Mustard Dijon memberikan rasa yang khas pada dressing, sambil memberikan sedikit tambahan nutrisi.

Salad ini merupakan pilihan yang sehat dan bergizi, menyediakan campuran nutrisi yang beragam untuk tubuh.

Salad bayam alpukat dan kacang almond dapat menjadi pilihan yang baik untuk penderita kolesterol, terutama karena bahan-bahannya memiliki beberapa karakteristik yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol. Berikut alasannya mengapa hidangan ini cocok untuk penderita kolesterol:

Lemak Sehat dari Alpukat dan Kacang Almond:

  • Alpukat dan kacang almond mengandung lemak sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal dan poli tak jenuh, yang dapat membantu meningkatkan profil lipid darah. Lemak sehat ini dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (“kolesterol baik”) dan menurunkan kadar kolesterol LDL (“kolesterol jahat”), sehingga membantu menjaga kesehatan jantung.

Serat dari Bayam, Alpukat, dan Kacang Almond:

  • Salad ini mengandung serat dari bayam, alpukat, dan kacang almond. Serat larut dalam air dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dengan mengikatnya dan mengeluarkannya dari tubuh. Konsumsi serat juga dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, yang juga penting untuk mengelola kadar kolesterol.

Kandungan Nutrisi yang Seimbang:

  • Salad ini menyediakan kombinasi nutrisi yang seimbang, termasuk vitamin, mineral, dan antioksidan, yang dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan. Konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan dapat membantu mengurangi peradangan dalam pembuluh darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

Dressing dengan Minyak Zaitun:

  • Dressing yang dibuat dengan minyak zaitun extra virgin adalah sumber lemak sehat yang baik, terutama asam lemak tak jenuh tunggal. Minyak zaitun telah terbukti memiliki efek menguntungkan pada kadar kolesterol darah, membantu meningkatkan rasio kolesterol HDL dan LDL.

Namun, sebaiknya penderita kolesterol konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi hidangan ini, terutama jika mereka memiliki kondisi kesehatan yang spesifik atau sedang menjalani pengobatan kolesterol. Selain itu, penggunaan bahan tambahan seperti keju parmesan harus dipertimbangkan dengan hati-hati karena kandungan lemaknya yang tinggi. (*)

 

Penulis: Diva Ramadhani Prasetyo

 

 

Resep Tumis Udang Mentega

Rahasia Masakan Lezat, Tumis Udang Mentega

Akurasi.id – Tumis udang mentega adalah hidangan yang cukup populer dalam masakan Asia Tenggara. Hidangan ini memiliki citarasa yang gurih dan sedikit asam yang menyegarkan. Biasa disajikan dengan hidangan utama bersama nasi.

Tumis udang mentega merupakan hidangan perpaduan antara budaya kuliner Barat dan Asia, terutama Tiongkok. Sejarahnya dapat ditelusuri dari pengaruh budaya dan kuliner yang berkembang di kawasan Asia Tenggara, terutama melalui perpaduan budaya kuliner Tiongkok dan kawasan Nusantara.

  1. Pengaruh Budaya Tiongkok: Tumis udang mentega memiliki akar dalam masakan Tionghoa. Penggunaan mentega sebagai bahan utama dalam saus tumis mungkin dipengaruhi oleh penggunaan mentega dalam masakan Tionghoa, yang sering menggunakan mentega atau susu sebagai bahan dalam hidangan.
  2. Perpaduan dengan Bahan Lokal: Di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan Singapura, masakan Tionghoa telah mengalami adaptasi dengan menggunakan bahan-bahan lokal yang melimpah di wilayah tersebut, termasuk udang. Dengan demikian, tumis udang mentega menjadi salah satu contoh adaptasi masakan Tionghoa dengan menggunakan bahan lokal yang melimpah.
  3. Pengaruh Kolonial: Selama masa kolonial, khususnya di kawasan Asia Tenggara yang dikuasai oleh Belanda dan Inggris, terjadi pertukaran budaya dan kuliner antara budaya Eropa dan Asia. Penggunaan mentega dalam hidangan ini mungkin juga dipengaruhi oleh pengaruh kolonial Eropa di kawasan tersebut.
  4. Perkembangan Modern: Seiring dengan globalisasi dan perjalanan budaya, hidangan ini semakin populer di berbagai negara di seluruh dunia. Tumis udang mentega telah menjadi salah satu hidangan favorit di banyak restoran Tionghoa dan juga telah disesuaikan dengan berbagai preferensi rasa di luar Tiongkok.

Meskipun tidak ada catatan resmi tentang asal-usulnya, tetapi hidangan ini terus berkembang dan menjadi salah satu hidangan yang sangat disukai oleh banyak orang di berbagai belahan dunia karena perpaduan rasa yang lezat antara udang segar, mentega, dan bumbu-bumbu khas Asia.

 

Berikut Resep Untuk Tumis Udang Mentega

Bahan-bahan:

  • 500 gram udang, kupas dan bersihkan
  • 3 sendok makan mentega
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 buah bawang bombay, potong tipis
  • 1 buah paprika merah, potong dadu kecil (opsional)
  • 1 buah paprika hijau, potong dadu kecil (opsional)
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • 2 sendok makan saus tiram
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan kecap inggris (Worcestershire sauce)
  • 1 sendok makan saus sambal (opsional)
  • 2 sendok makan air jeruk nipis
  • Daun bawang, iris tipis (opsional)
  • Sejumput gula (opsional)

Cara membuat:

  1. Panaskan mentega dalam wajan besar dengan api sedang.
  2. Tumis bawang putih hingga harum.
  3. Masukkan udang ke dalam wajan, aduk-aduk hingga berubah warna menjadi merah muda dan matang.
  4. Tambahkan bawang bombay, paprika merah, dan paprika hijau. Aduk rata dan masak hingga sayuran menjadi sedikit layu.
  5. Tuangkan saus tiram, kecap manis, kecap inggris, saus sambal (jika menggunakan), dan air jeruk nipis ke dalam wajan. Aduk rata.
  6. Beri garam, merica, dan gula secukupnya sesuai selera. Aduk lagi hingga bumbu tercampur merata.
  7. Terakhir, tambahkan potongan daun bawang (jika menggunakan), aduk sebentar, lalu matikan api.
  8. Angkat tumis udang mentega dari wajan dan sajikan selagi hangat. Biasanya disajikan bersama nasi putih.

 

Kandungan Dalam Tumis Udang Mentega:

Tumis udang mentega adalah hidangan yang kaya akan nutrisi karena menggabungkan udang sebagai sumber protein utama dengan mentega sebagai sumber lemak. Berikut adalah beberapa kandungan yang biasanya terdapat dalam tumis udang mentega:

  1. Protein: Udang adalah sumber protein hewani yang baik. Protein diperlukan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot dan organ.
  2. Lemak: Mentega memberikan lemak pada hidangan ini. Meskipun lemak dalam mentega dapat berkontribusi pada kalori total hidangan, sebagian juga termasuk lemak jenuh dan kolesterol. Namun, konsumsi lemak sehat dalam jumlah moderat adalah bagian penting dari diet seimbang.
  3. Vitamin dan Mineral: Udang mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting seperti vitamin B12, selenium, zat besi, dan zinc. Vitamin B12 penting untuk kesehatan sistem saraf dan pembentukan sel darah merah. Selenium adalah antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
  4. Serat: Tumis udang mentega mungkin tidak mengandung serat secara signifikan, kecuali jika sayuran tambahan ditambahkan ke dalam hidangan. Namun, serat adalah komponen penting dari makanan untuk pencernaan yang sehat.
  5. Garam dan Gula: Kandungan garam dan gula dalam hidangan ini dapat bervariasi tergantung pada jumlah yang ditambahkan selama proses memasak. Sebaiknya digunakan dalam jumlah yang moderat untuk mengontrol asupan natrium dan gula.

Perlu diingat bahwa kandungan nutrisi dapat bervariasi tergantung pada bahan-bahan spesifik yang digunakan dalam resep, serta cara memasaknya.

 Tumis udang mentega dapat menjadi bagian dari diet sehat jika dimasak dengan benar dan dikonsumsi dengan porsi yang tepat. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  1. Kandungan Lemak: Mentega adalah bahan utama dalam hidangan ini, yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Konsumsi lemak jenuh yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebaiknya, gunakan mentega dengan bijaksana dan pilih pilihan mentega rendah lemak atau ganti dengan minyak nabati sehat seperti minyak zaitun.
  2. Protein dan Nutrisi: Udang adalah sumber protein hewani yang baik dan juga mengandung sejumlah nutrisi penting seperti selenium, vitamin B12, dan zat besi. Protein penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, sementara nutrisi lainnya mendukung kesehatan umum.
  3. Bumbu-bumbu: Penggunaan bumbu-bumbu dalam tumis udang mentega bisa menambah rasa, tetapi juga bisa menambah sodium (garam) dalam hidangan. Konsumsi sodium yang berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular. Hindari penggunaan berlebihan bumbu seperti kecap, saus tiram, atau saus sambal yang mengandung sodium tinggi.
  4. Sayuran: Menggunakan sayuran seperti bawang bombay dan paprika dalam tumis udang mentega dapat menambahkan serat, vitamin, dan mineral ke dalam hidangan. Ini dapat meningkatkan kebersihan makanan dan memberikan nutrisi tambahan.
  5. Porsi: Penting untuk mengontrol porsi saat mengonsumsi tumis udang mentega. Makan berlebihan bisa menyebabkan asupan kalori yang berlebihan, terutama jika hidangan ini dimakan bersama dengan nasi putih atau makanan lain yang tinggi karbohidrat. (*)

 

Penulis: Diva Ramadhani Prasetyo

Bosan Nunggu Berbuka Inilah Spot Ngabuburit di Bontang yang Ramai Dikunjungi

Bosan Nunggu Berbuka? Inilah Spot Ngabuburit di Bontang yang Ramai Dikunjungi

Sambil menunggu waktu berbuka, banyak orang menghabiskan waktu dengan ngabuburit di beberapa tempat yang menjadi favorit masyarakat Kota Bontang. Nah, Akurasi.id kali ini merangkum beberapa spot ngabuburit di Bontang yang bisa Anda kunjungi. Check this out!

Astyle.akurasi.id, Bontang – Pada bulan suci Ramadan, saat menjelang buka puasa banyak dari umat muslim yang menghabiskan waktu sambil menunggu buka puasa alias ngabuburit.

Begitu juga di Kota Bontang, banyak masyarakat yang menunggu waktu berbuka dengan nongkrong di spot tertentu. Daerah yang memiliki julukan Kota Taman ini memiliki cukup banyak tempat menarik untuk ngabuburit loh. Mulai dari kafe di atas laut, mangrove park, dataran tinggi, dan beberapa tempat menarik lainnya.

Nah, inilah beberapa rekomendasi spot ngabuburit di Bontang dengan tempat seru dan menarik yang bisa kalian nimati.

  1. Wisata Mangrove

Orang Bontang pastinya sudah tidak asing dengan tempat-tempat ini. Sebagai kota yang memiliki daerah perairan yang luas, Bontang mempunyai beberapa hutan mangrove yang sering dijadikan tempat wisata.

Ada tiga wisata mangrove di Kota Taman yang ramai dikunjungi masyarakat dan tentunya bisa banget jadi ide tempat ngabuburit asik. Yakni Bontang Mangrove Park Taman Nasional Kutai (TNK) yang ada di Saleba, Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.

Kemudian ada Mangrove Park Berbas Pantai, di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan. Dan di Kecamatan Bontang Utara, ada Ekowisata Mangrove Teluk Bangko di Jalan Kapal Selam 1, Kelurahan Loktuan.

Di tempat tersebut, cocok banget buat berswafoto atau foto rame-rame dengan teman atau keluarga sambil menikmati keindahan alam hutan mangrove. Ditambah cantiknya pemandangan laut dan sunset saat langit cerah. Bakal bikin nunggu buka puasa kalian jadi lebih menyenangkan.

 

  1. Pasar Ramadan Masjid Baiturrahman

Buat kalian yang suka ngabuburit sambil berburu takjil atau makanan untuk berbuka, Pasar Ramadan Masjid Baiturrahman bisa jadi tempat yang menarik untuk kalian kunjungi.

Selain bisa berbelanja takjil, lingkungan masjid Baiturrahman yang luas dan asri, bisa dijadikan tempat bersantai sejenak untuk kalian yang sedang berpuasa.

 

  1. Kampung di Atas Laut Bontang Kuala

Sudah tidak diragukan lagi, pesona kampung atas laut di Bontang Kuala (BK), dari dulu selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk berlibur, dan pastinya cocok untuk dijadikan tempat ngabuburit juga.

Di sana terdapat beberapa kafe yang menyajikan pemandangan laut. Nah spot ini bisa dijadikan tempat bersantai dengan teman, sambil ngobrol, dan lanjut buka puasa bersama.

 

  1. Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin

Keindahan masjid ini sukses menarik banyak perhatian masyarakat. Sejak diresmikan satu tahun lalu tepatnya pada 11 Maret 2023, masjid yang memiliki kubah berwarna emas ini pun hingga saat ini selalu ramai dikunjungi.

Pesona indahnya masjid dengan pemandangan indah laut Kota Bontang, kampung di atas laut Selambai tentunya sangat memanjakan mata.

 

  1. Bukit Kusnodo

Selain daerah pesisir pantai, Bukit Kusnodo juga menjadi salah satu destinasi yang bisa dijadikan tempat bersantai sambil menunggu puasa. Dari atas bukit kita bisa menikmati pemandangan sambil menunggu matahari terbenam.

 

  1. Senja Ujung Island (Pantai Galau)

Belakangan ini, tempat ini juga tidak pernah sepi pengunjung dan menjadi spot andalan kawula muda. Senja Ujung Island atau lebih dikenal dengan Pantai Galau selalu ramai dikunjungi warga Bontang saat sore hari bersama teman dan kerabat. Di sini, kalian bisa ngobrol santai di samping pantai sambil memandangi lautan, dan mengabadikan momen senja juga tentunya.

 

  1. Gor Pupuk Kaltim

Tempat ini juga terpantau banyak dikunjungi saat sore hari. Banyak masyarakat yang tetap berolahraga di sore hari meski tengah berpuasa. Tempat ini cocok untuk kalian yang saat sedang puasa tetap ingin menjaga stamina dengan berolahraga. Selain itu, bisa pula buat kalian yang hanya ingin berjalan-jalan santai di sore hari menjelang berbuka.

Nah, itulah beberapa rekomendasi tempat ngabuburit asik versi Akurasi.id. (*)

 

Penulis: Nuraini
Editor: Suci Surya Dewi

Gulai Ayam

Gulai Ayam: Rahasia Lezat Ala Rumahan

Akurasi.id – Gulai ayam adalah makanan bersantan yang cukup populer di Indonesia, apalagi dengan cita rasanya yang penuh dengan rempah-rempah dan kaya akan santan, membuat hidangan ini disukai banyak kalangan baik orang dewasa maupun juga anak-anak.

Seperti banyak hidangan tradisional, sulit untuk dilacak dengan pasti karena berkembang dalam konteks budaya dan kuliner masyarakat yang berbeda-beda. Namun, dapat disimpulkan bahwa merupakan hidangan yang telah ada dalam sejarah kuliner Asia Tenggara, terutama di wilayah Indonesia, Malaysia, dan Thailand, selama berabad-abad.

Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Sejarah dan Perkembangan Gulai Ayam Antara Lain:
  1. Pengaruh budaya dan kuliner India: Sejarah kuliner di wilayah Asia Tenggara telah dipengaruhi oleh berbagai budaya, termasuk pengaruh dari India. Gulai sendiri memiliki kesamaan dengan hidangan kari atau curry dalam masakan India, dengan penggunaan rempah-rempah yang kaya dan santan kelapa sebagai bahan utama.
  2. Penggunaan bumbu-bumbu lokal: Meskipun terdapat pengaruh dari luar seperti India, hidangan ini juga mencerminkan penggunaan bumbu-bumbu lokal yang khas dari wilayah masing-masing. Misalnya, penggunaan serai, daun salam, daun jeruk, dan rempah-rempah lokal lainnya memberikan karakteristik rasa yang khas dalam gulai ayam.
  3. Perdagangan dan interaksi budaya: Seiring dengan perdagangan dan interaksi budaya di wilayah Asia Tenggara, resep-resep kuliner juga tersebar dan berkembang. Hidangan ini mungkin telah disebarkan melalui rute perdagangan yang melintasi wilayah-wilayah tersebut.
  4. Adaptasi lokal: Gulai ayam telah mengalami adaptasi lokal di berbagai daerah, dengan variasi bahan dan teknik memasak yang disesuaikan dengan ketersediaan bahan dan preferensi rasa setempat. Sebagai contoh, gulai ayam di Indonesia mungkin memiliki perbedaan rasa dan bahan baku dengan gulai ayam di Malaysia.

Meskipun sulit untuk menetapkan sejarah yang pasti, hidangan ini telah menjadi bagian integral dari budaya kuliner di Asia Tenggara. Hidangan ini terus menjadi salah satu favorit di berbagai acara dan kesempatan, termasuk saat berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Berikut Resep Sederhana Untuk Membuat Gulai Ayam:

Bahan-bahan:

  • 500 gram daging ayam, potong menjadi potongan sesuai selera
  • 400 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 2 cm kunyit, memarkan
  • 2 batang sereh, memarkan
  • 4 buah kentang, potong sesuai selera (opsional)
  • 2 buah tomat, potong menjadi wedges
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 5 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah (sesuai selera pedas)
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/2 sendok teh jintan bubuk

Instruksi:

  1. Haluskan bahan-bahan bumbu halus menggunakan blender atau ulekan.
  2. Panaskan sedikit minyak di dalam wajan. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
  3. Masukkan potongan ayam ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata hingga ayam terbalut dengan bumbu.
  4. Tambahkan daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, jahe, dan kunyit. Aduk rata hingga bumbu meresap ke dalam ayam.
  5. Tuangkan santan ke dalam wajan. Biarkan gulai mendidih dengan api kecil hingga ayam matang dan empuk.
  6. Setelah ayam matang, tambahkan kentang (jika menggunakan) dan tomat. Masak hingga kentang lunak dan tomat layu.
  7. Koreksi rasa dengan garam dan gula sesuai selera. Aduk rata dan biarkan selama beberapa menit hingga bumbu meresap sempurna.
  8. Angkat gulai ayam dan sajikan panas dengan nasi putih hangat.

 

Kandungan Gizi Gulai Ayam

Kandungan gizi dalam hidangan ini akan bervariasi tergantung pada bahan-bahan yang digunakan dan jumlahnya. Berikut adalah perkiraan kandungan gizi dalam gulai ayam dengan porsi standar:

Per 1 porsi (200 gram) Gulai Ayam:

  • Kalori: sekitar 300-400 kalori
  • Protein: sekitar 20-30 gram
  • Lemak: sekitar 20-30 gram
  • Karbohidrat: sekitar 10-20 gram
  • Serat: sekitar 1-3 gram
  • Vitamin: tergantung pada bahan-bahan tambahan seperti kentang, tomat, dan bumbu lainnya.
  • Mineral: tergantung pada bahan-bahan tambahan dan penggunaan garam.

Perlu dicatat bahwa angka-angka ini hanya perkiraan dan bisa berbeda tergantung pada resep yang digunakan, proporsi bahan-bahan, dan cara memasak. Jika ingin informasi gizi yang lebih spesifik, disarankan untuk menggunakan alat perhitungan gizi atau konsultasi dengan ahli gizi. (*)

 

Penulis: Diva Ramadhani Prasetyo

 

Resep Ayam Teriyaki Ala Hokben

Ayam Teriyaki Ala Hokben, Rasa Restoran Di Rumah

Akurasi.id – Ayam teriyaki adalah makanan yang tak asing terdengar di telinga kita. Makanan Jepang ini cukup sangat dikenal dunia, dengan ciri khas rasa yang manis dan gurih tak sedikit membuat sebagian orang untuk tidak menolak menu ini.

Sejarah melibatkan perkembangan panjang dari teknik memasak tradisional Jepang yang melibatkan penggunaan kecap manis, mirin, sake, dan gula untuk merendam dan memasak daging, termasuk ayam.

Meskipun tidak ada catatan resmi yang menetapkan tanggal pasti penemuannya, teknik ini diyakini berasal dari periode Edo di Jepang (abad ke-17 hingga ke-19).

Pada masa itu, pedagang Jepang mulai menggunakan teknik memasak ini untuk memperpanjang umur simpan daging dan memberikan rasa yang khas. Dengan mencampurkan berbagai bahan seperti kecap manis, mirin, sake, dan gula, mereka menciptakan saus teriyaki yang menjadi ciri khas masakan ini.

Awalnya, teriyaki merujuk pada metode memasak, bukan spesifik untuk ayam. Namun, seiring berjalannya waktu, ayam teriyaki menjadi salah satu varian yang paling populer di antara berbagai jenis masakan teriyaki.

Ayam teriyaki kemudian menyebar ke luar Jepang, terutama setelah Perang Dunia II, ketika masakan Jepang semakin dikenal di seluruh dunia. Hari ini, ayam teriyaki menjadi salah satu hidangan Jepang yang paling terkenal dan dicintai di seluruh dunia, dihidangkan dalam berbagai variasi dari restoran Jepang hingga masakan rumahan.

Berikut adalah resep rumahan yang simpel dan sederhana:
Bahan-bahan:
  • 500 gram daging ayam (potong sesuai selera)
  • 1/4 cup kecap manis
  • 1/4 cup mirin
  • 2 sendok makan sake (opsional)
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 2 siung bawang putih (cincang halus)
  • 1 sendok makan minyak wijen
  • 1 sendok makan minyak sayur untuk menggoreng
Langkah-langkah:
  • Campurkan kecap manis, mirin, sake, gula pasir, bawang putih, dan minyak wijen dalam sebuah mangkuk kecil. Aduk rata hingga gula larut.
  • Panaskan minyak sayur dalam wajan besar atau penggorengan dengan api sedang.
  • Masukkan potongan daging ayam ke dalam wajan dan goreng hingga matang dan berwarna kecoklatan.
  • Tuangkan campuran saus teriyaki ke dalam wajan dan biarkan mendidih.
  • Kecilkan api dan biarkan saus meresap ke dalam daging ayam selama beberapa menit, sambil sesekali dibalik.
  • Setelah saus mengental dan daging ayam matang sempurna, angkat dari api.
  • Ayam teriyaki siap disajikan. Bisa ditambahkan wijen sangrai atau irisan daun bawang sebagai hiasan jika diinginkan. Selamat menikmati!
Manfaat ayam teriyaki

Memiliki beberapa manfaat kesehatan, terutama jika dibuat dengan menggunakan bahan-bahan yang sehat dan dimasak dengan metode yang tepat. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Sumber Protein: Ayam adalah sumber protein hewani yang baik. Protein penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, dan rambut.
  • Nutrisi: Ayam juga mengandung nutrisi penting lainnya seperti zat besi, zinc, fosfor, dan vitamin B kompleks yang penting untuk kesehatan tubuh.
  • Rendah Lemak: Ayam teriyaki yang dimasak dengan tepat biasanya memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan daging merah lainnya seperti daging sapi atau babi.
  • Rasa yang Lezat: Mengonsumsi hidangan yang enak seperti ayam teriyaki dapat meningkatkan nafsu makan dan memberikan kepuasan saat makan, sehingga membantu menjaga asupan nutrisi yang seimbang.
  • Variasi: bisa disajikan dengan berbagai pilihan sayuran, seperti brokoli, wortel, atau paprika, sehingga memberikan variasi nutrisi dan rasa dalam satu hidangan.
  • Cocok untuk Diet: Dalam porsi yang tepat, ayam teriyaki bisa menjadi pilihan makanan rendah kalori namun tinggi protein, sehingga cocok untuk diet penurunan berat badan atau pemeliharaan berat badan yang sehat.

Namun, perlu diingat bahwa manfaat kesehatan ayam teriyaki juga tergantung pada cara memasaknya. Menggoreng dengan banyak minyak atau menambahkan banyak gula dalam saus teriyaki dapat mengurangi manfaat kesehatannya. Idealnya, pilihlah cara memasak yang lebih sehat seperti dipanggang atau direbus, dan kurangi jumlah gula atau kecap manis dalam saus teriyaki. (*)

Penulis: Diva Ramadhani Prasetyo