Bayi Merangkak Mundur, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bayi Merangkak Mundur, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Akurasi.id – Merangkak merupakan salah satu tahapan dalam tumbuh kembang bayi. Namun, saat belajar merangkak, sebagian bayi merangkak mundur alih-alih maju ke depan. Kondisi ini sebetulnya merupakan hal yang wajar.

Dilansir dari laman sehaq.com, Sabtu (28/08/2021), anda tak perlu khawatir berlebihan jika si kecil melakukan hal ini. Seiring berjalannya waktu, bayi dapat menyeimbangkan tubuhnya, serta mengatur koordinasi kaki dan tangan sehingga bisa merangkak ke depan.

Mengapa bayi merangkak mundur?

Banyak orang tua yang bertanya mengenai umur berapa bayi bisa merangkak. Bayi umumnya mulai belajar merangkak saat berusia sekitar 7 bulan. Namun, bayi merangkak bisa lebih cepat ataupun lebih lambat. Ini merupakan tahapan saat bayi mulai menyadari bagaimana anggota tubuhnya berfungsi dan mengoordinasikannya. Akan tetapi, bayi membutuhkan waktu untuk merangkak dengan tepat. Ketika bayi mulai belajar merangkak, ia akan memilih cara yang paling mudah untuk melakukannya, salah satunya adalah merangkak mundur. Berikut adalah beberapa penyebab bayi merangkak mundur yang perlu diketahui orangtua.

  • Merasa lengannya lebih kuat

Seiring pertumbuhan bayi, ia mungkin lebih banyak menggunakan lengan saat belajar menopang dirinya. Ketergantungan pada kekuatan lengan cenderung menyebabkan bayi merangkak mundur.Ketika si kecil merasa lengannya lebih kuat daripada kakinya, ia akan mendorong tubuhnya ke belakang alih-alih menariknya ke depan. Sebab, hal ini terasa lebih mudah bagi lengan bayi.

  • Bagian tubuh atas bayi berkembang lebih cepat
READ  6 Tren Fesyen Pernah Viral saat Pandemi

Banyak bayi yang dilatih melakukan tummy time. Bayi umumnya berusaha menggunakannya lengan untuk mengangkat tubuh dan menopang lehernya. Alhasil, kekuatan tubuh bagian atas si kecil berkembang lebih cepat. Maka dari itu, cara merangkak umumnya dimulai dengan bergantung pada tubuh bagian atas ketimbang kaki. Hal ini menyebabkan bayi merangkak mundur karena merangkak ke depan membutuhkan banyak kekuatan juga pada kaki.Bayi merangkak mundur bukanlah masalah yang harus Anda khawatirkan. Saat kakinya semakin kuat, bayi akan belajar merangkak ke depan sendiri. Terkadang, bayi bahkan tidak pernah belajar merangkak ke depan, tetapi justru langsung belajar berdiri dan berjalan. Ingatlah bahwa ini adalah hal yang normal. Sementara itu, jika bayi Anda prematur, perkembangan merangkaknya mungkin lebih lambat dari bayi seusianya. Anda pun dapat berkonsultasi pada dokter anak mengenai hal ini.

Cara melatih bayi merangkak ke depan

Jika bayi merangkak mundur, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk melatih bayi merangkak ke depan.

  • Menjadikannya permainan
READ  Posisi Tidur Bayi Aman, dari Baru Lahir hingga Usia 3 Bulan

Buatlah permainan tangkap dan kejar dengan bayi. Ketika bayi merangkak untuk mencoba menjauh atau mendekati Anda, ia akan menyadari perlunya menggunakan kaki dan mencoba merangkak ke depan.

  • Memberikan contoh

Anda dapat memberikan contoh merangkak ke depan pada bayi. Walaupun terdengar konyol, cobalah untuk merangkak di sampingnya. Hal ini akan membantunya belajar menggunakan lengan dan kaki untuk merangkak dengan tepat.

  • Menggunakan mainan
READ  Jangan Khawatir, Ini Alasan Bayi Sering Cegukan

Untuk membantu memperkuat otot-otot yang dibutuhkan bayi agar bisa merangkak ke depan, taruhlah mainan di depannya dan biarkan ia meraih mainan tersebut. Hal ini juga akan menyenangkan bagi si kecil.

  • Lakukan kembali tummy time

Latih bayi untuk melakukan kembali tummy time, lalu berikan ia dorongan untuk menggunakan kaki dengan benar untuk menopang tubuhnya. Alhasil, kekuatan kakinya untuk merangkak pun bisa meningkat.

  • Menggunakan camilan
READ  Cara Mencegah Bayi Lahir Prematur, Bumil Perlu Tahu!

Jika anak sudah MPASI, sebelum waktunya bayi ngemil, Anda dapat meletakkan camilan di hadapannya dan memintanya mengambil dengan merangkak ke depan. Ia akan mencari cara untuk mendorong dirinya ke depan dan tidak bergerak mundur.Belajar merangkak ke depan tidak selalu mudah untuk bayi. Hal ini mungkin dapat membuat ia menolak melakukannya atau bahkan menangis. Jangan memaksa bayi terlalu keras untuk melakukan hal tersebut karena bisa membuatnya semakin enggan untuk merangkak ke depan. Ajarilah secara perlahan dan berikan ia pujian jika berhasil melakukannya. (*)

Editor: Yusva Alam

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *