Film 'CODA' : Kisah Anak dari Keluarga Tunarungu

Film ‘CODA’ : Kisah Anak dari Keluarga Tunarungu

Akurasi.id – Film CODA adalah salah satu film drama musikal keluarga yang paling menawan dan menyentuh secara emosional pada tahun 2021. Film ini banyak mendapatkan perhatian karena telah memenangkan berbagai penghargaan di antaranya dari Palm Springs International Film Festival 2021 dan Sundance Film Festival 2021. Film ini sendiri merupakan remake dari film asal Prancis, ‘La Famille Bélier’ yang dirilis pada tahun 2014, mengisahkan anak dari keluarga tunarungu.

CODA (Child of Deaf Adult) merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan anak dari keluarga tunarungu atau orang tua penyandang tuli pendengaran. Diceritakan Ruby adalah seorang remaja SMA yang menghabiskan harinya dengan membantu bekerja di perahu nelayan bersama keluarganya setiap pagi sebelum berangkat sekolah. Sejak kecil, dia telah menjadi jembatan komunikasi antara keluarganya dengan orang luar. Karena latar belakang keluarga penyandang disabilitas, ia sering dirundung oleh temannya. Keinginan Ruby untuk bernyanyi saat mengikuti paduan suara sebagai pilihan ekstrakurikulernya mulai terbangun.

READ  Review Olympus Has Fallen: Masih Tetap One man Show

Guru musiknya yang menyukai suaranya menawarkan untuk melatihnya secara pribadi agar ia bisa mengikuti audisi di Berklee College of Music untuk mendapatkan beasiswa di sekolah tersebut. Namun orang tuanya yang takut Ruby meninggalkan mereka menolak gagasan tersebut mentah-mentah. Walau begitu, pada akhirnya keluarganya menyetujuinya karena saat Ruby bernyanyi bersama temannya pada pentas di sekolah, orang tua Ruby yang tidak bisa mendengar melihat berbagai ekspresi penonton saat Ruby bernyayi membuat mereka yakin bahwa Ruby adalah penyanyi yang hebat.

Sisi menarik lainnya dari film ini adalah dibintangi oleh para pemeran yang juga merupakan keluarga disabilitas penyandang tunarungu. Ini membuat kita mendapatkan feel lebih saat menontonnya. Film ini bisa ditonton secara langsung di kanal Apple TV+. Banyak nilai moral positif yang dapat kita ambil dari film ini terutama agar kita lebih menghargai dan mendengar saudara kita terutama penyandang disabilitas. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: Kumparan.com

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.