Rekomendasi Film Action Tom Cruise, untuk Mengisi Libur Anda

Rekomendasi Film Action Tom Cruise, untuk Mengisi Libur Anda

Akurasi.id – Rasanya sulit memisahkan film action Tom Cruise dengan Hollywood. Aktor ini berkarier di industri film sejak remaja. Belajar akting sejak remaja, penampilan Cruise dalam film perdananya berjudul Endless Love (1981) memikat hati para sutradara Hollywood film.

Melalui aktingnya dalam film Born of the Fourth of July, Cruise masuk dalam nominasi Best Actor in a Leading Role piala Oscar. Kariernya melejit setelah membintangi film action.

Berikut rekomendasi film action Tom Cruise yang masih bisa disaksikan di sejumlah layanan streaming, dilangsir dari cnnindonesia.com, Kamis (25/11/2021).

Top Gun (1986)

Film ikonik di pertengahan 1980-an ini disutradarai oleh Tony Scott dengan Jim Cash sebagai penulis naskah. Melansir Box Office Mojo, kala itu Top Gun sukses membukukan pendapatan lebih dari 353 juta dolar AS di seluruh dunia hanya dengan biaya produksi berkisar 15 juta dolar AS.

Dalam film ini Tom Cruise berperan sebagai Maverick, salah satu murid terbaik di Akademi Udara Top Gun. Maverick digambarkan sebagai sosok yang percaya diri dan kerap melanggar aturan penerbangan. Maverick mempunyai rival bernama Kazansky (Val Kilmer) yang juga mahir menerbangkan dan bermanuver pesawat tempur.

Di suatu sesi latihan terbang, Maverick dan rekannya Goose (Anthony Edwards) mengalami kecelakaan. Dalam insiden tersebut, Goose tewas. Peristiwa tersebut menyebabkan Maverick sangat terpukul. Perjuangan Maverick untuk bangkit kian terasa berat karena ia harus berjuang memenangkan hati sang mentor Charlotte Blackwood (Kelly McGillis).

READ  Rekomendasi Kain Baju Sejuk dan Nggak Mudah Bau

34 tahun berselang, Tom Cruise memutuskan membuat sekuel kedua film ini dengan judul ‘Top gun: Maverick’. Trailer film telah dirilis pada 2019, dan sebelumnya dijadwalkan tayang tahun ini. Namun, akibat pandemi Covid-19 belum ada keterangan pasti kapan sekuel kedua ‘Top Gun: Maverick’ akan dirilis.

Mission: Impossible (1996)

Sekuel perdana dari Mission: Impossible rilis pertama kali tahun 1996. Film berkisah tentang seorang agen rahasia berbakat bernama Ethan Hunt (Tom Cruise) yang bekerja pada organisasi rahasia bernama Impossible Mission Force (IMF). IMF kerap mendapat misi berbahaya yang berhubungan dengan keamanan negara dan dunia. Kerahasiaan dalam menjalankan misi adalah mutlak.

Ethan Hunt menerima misi mengambil sebuah data di kedutaan besar Amerika di Praha. Misi sederhana ini kemudian menjadi bencana, setelah rekan Ethan Jim Phelps (Jon Voight) tewas dalam misi tersebut.

Tewasnya Jim menyebabkan Ethan menjadi tersangka utama pembunuhan. Untuk membersihkan namanya, Ethan menyewa seorang hacker bernama Luther Stickell (Ving Rhames) dan seorang agen lainnya bernama Krieger (Jean Reno).

Mission: Impossible disutradarai oleh Brian De palma, di mana Tom Cruise sendiri berperan sebagai produser bersama Paula Wagner. Hingga kini, MI telah hadir dalam 6 judul, terakhir Mission: Impossible – Fallout dirilis tahun 2018.

READ  Review Film Semesta: Menggambarkan Indonesia Secara Utuh

Minority Report (2002)

Film action bergenre Sci-fi ini dibuat berdasarkan novel fiksi karangan Philip K. Dick dengan judul yang sama. Film ini merupakan karya duet sutradara kondang Steven Spielberg dan produser Jerry Molen. Sebelumnya, Steven dan Jerry terlibat dalam film Schindler List.

Berlatar tahun 2054, di mana angka kejahatan di Amerika menyentuh titik tertinggi sepanjang masa. Dalam upaya menekan angka kejahatan dan kekerasan, Departemen Kepolisian Metropolitan Washington D.C, membentuk satuan tugas khusus yang bernama PreCrime.

Dengan bantuan teknologi bernama Pre-Cogs, PreCrime mampu menghentikan kejahatan bahkan sebelum kejahatan itu terjadi. Suatu hari, kepala unit PreCrime John Anderton (Tom Cruise) mendapatkan bukti kejahatan yang mengarah kepada dirinya.

Sistem Pre-Cogs menuduh John melakukan pembunuhan di masa depan terhadap seorang pria yang bahkan belum pernah ia temui. John yang bingung dan tidak percaya, akhirnya menerobos sistem keamanan Pre-Cogs dan ruang dokumentasi pelaku kejahatan.

Di film ini, Tom Cruise beradu akting dengan sejumlah nama seperti Colin Farrell, Samantha Morton, dan Max Von Sydow. Rotten Tomatoes memberikan film ini skor 90 persen dan penonton memberikan skor 80 persen. Sementara situs Imdb memberikan rating 7,6 dari 10.

READ  Yuk Baca Dulu 5 Rekomendasi Film Akhir Pekan Ini

The Last Samurai (2004)

Berlatar belakang Jepang tahun 1870, The Last Samurai berkisah tentang Kapten Nathan Algren (Tom Cruise), seorang perwira militer AS yang berpengalaman dalam perang saudara dan perang India.

Seorang pengusaha jepang bernama Omura (Masato Harada) menyewa jasa Algren untuk membantu pemerintah Meiji melakukan restorasi tantara. Kaisar Jepang (Shichinosuke Nakamura) ingin mengganti para samurai dengan seni perang modern.

Keinginan kaisar meiji melakukan restorasi mendapat perlawanan dari Katsumoto (Ken Watanabe) dengan menyerang kereta api yang membawa Algren dan tentaranya.

Pasukan tak terlatih Algren berhasil dikalahkan Katsumo, saat hampir kalah Algren bangkit dan melawan hingga berhasil membunuh Hirotaro, adik katsumoto. Katsumoto lalu membawa Algren ke desa terpencil sebagai tawanan.
The Last Samurai mempertemukan kembali Tom Cruise dan Paula Wagner sebagai produser. Sementara, film ini disutradarai oleh Edward Zwick. Rotten Tomatoes memberikan skor 66 persen, sementara penonton memberikan skor 83 persen. Dan Imdb memberikan skor 7,7 dari 10.

Collateral (2004)

Film berkisah tentang seorang supir taksi bernama Max (Jamie Foxx). Max telah bertahun-tahun bekerja sebagai seorang supir taksi, dan banyak bertemu dengan karakter orang yang berbeda-beda.

READ  Review Film No Time to Die (2021): Banyak Perubahan dari Pendahulu

Suatu ketika, dirinya bertemu dengan Vincent (Tom Cruise). Max tak menaruh curiga saat Vincent memintanya mengunjungi beberapa tempat, sampai Max mengetahui apa yang dilakukan Vincent.

Vincent mengancam akan membunuh ibu Max, jika ia melaporkan apa yang Vincent kerjakan malam itu kepada polisi. Keadaan semakin rumit saat Vincent meminta Max membunuh seseorang. Max akhirnya memberontak saat tahu siapa target berikutnya.

Film produksi Paramount Pictures ini disutradarai oleh Michael Mann yang juga menyutradarai The Insider. Sementara skenario Collateral ditulis oleh Stuart Beattie. Situs Rotten Tomatoes memberikan skor 86 persen, sementara penonton 84 persen, sementara Imdb memberikan skor 7,5 dari 10. Film ini merupakan salah satu rekomendasi film action terbaik Tom Cruise.

War of the Worlds (2005)

Sukses dengan Minority Report, Tom Cruise kembali berduet dengan Steven Spielberg dalam film bergenre action sci-fi. Film ini merupakan adaptasi dari novel karangan H.G. Wells dengan judul yang sama.

Setelah bercerai dengan Mary Ann (Miranda Otto), Ray Ferrie (Tom Cruise) memutuskan hidup seorang diri dan bertahan hidup dengan kerja serabutan. Ray yang tak pandai mengurus anak, terpaksa menghabiskan sisa akhir pekan bersama anak-anaknya setelah mantan istrinya Mary dan pasangan barunya, menitipkan Robbie (Justin Chatwin) dan Rachel (Dakota Fanning).

Seminggu berlalu, hubungan ayah dan anak ini penuh dinamika. Hingga pada suatu ketika, terjadi fenomena alam yang aneh di daerah sekitar tempat tinggal Ray. Siang hari berubah seperti malam dengan angin topan disertai kilat menyambar jalanan kota hingga membuat retakan besar.

READ  7 Cara Mengurangi Screen Time si Kecil dengan Belajar

Orang-orang tidak mengerti apa yang sedang terjadi dan berusaha melihat isi lubang akibat retakan. Tanpa sadar, tanah tempat mereka berdiri bergetar dan muncul sebuah makhluk raksasa berkaki tiga menyerupai tentakel yang mengerikan.

Ray yang bingung dan panik, berusaha kabur bersama kedua anaknya menggunakan mobil curian, namun sayang mobil mereka mogok dan terpaksa berjalan kaki. Misi bertahan hidup pun dimulai. Situs Rotten Tomatoes memberikan skor 75 persen dan penonton 42 persen. Dan situs Imdb memberikan rating 6,5 dari 10.

Valkyrie (2008)

Berlatang belakang Perang Dunia II, film ini kisahkan Kolonel Nazi bernama Claus von Stauffenberg (Tom Cruise) yang setia dan bangga menjadi tentara Jerman, khawatir Hitler akan membawa Jerman ke jurang kehancuran.
Kamp tempat Stauffenberg bertugas mendapat serangan sekutu yang menyebabkan Stauffenberg kehilangan salah satu mata, tangan kanan, dan dua jarinya.

Usai pindah ke Berlin, Stauffenberg menuangkan gagasan menyelamatkan Jerman dari jurang kehancuran. Secara hati-hati, Stauffenberg menyeleksi dan membentuk kelompok atas mereka yang mempunyai pemikiran serupa.
Stauffenberg kemudian menyusun rencana dan waktu yang tepat membunuh Hitler dan para jenderal dalam satu waktu. Rencana pengkhianatan yang dilakukan Stauffenberg dan kelompoknya berjalan mulus, namun satu hambatan kecil mengancam seluruh keberhasilan misi pembunuhan Hitler.

Valkyrie disutradarai oleh Bryan Singer, yang juga menyutradarai X-Men (2002) dan X2: X-Men United (2003). Sementara, naskah film ini ditulis oleh Christopher McQuarrie dan Nathan Alexander.
Rotten Tomatoes memberi skor 62 persen, dan penonton memberi skor 65 persen. Sedangkan situs Imdb memberi rating 7,1 dari 10.

Edge of Tomorrow (2014)

Film sci-fi action ini mempunyai plot yang sedikit berbeda dengan film lainnya, di mana tokoh utamanya mempunyai kemampuan memutar waktu. Sesuai dengan slogan film “Live Die Repeat”.

READ  Tips Mengajarkan Anak Tentang Covid-19 Beserta Prokesnya

Film ini disutradarai oleh Doug Liman, yang juga menyutradarai trilogi Jason Bourne. Film bercerita tentang bumi yang diserang oleh alien yang disebut Mimic. Berbagai negara bersatu dengan membentuk United Defense Force (UDF) untuk mengalahkan mimic.

Rita Vrataski (Emily Blunt) adalah salah satu prajurit andalan yang melawan Mimic. Saat bertarung dengan salah satu spesies Mimic langka, Rita terkena darah Mimic langka tersebut dan mewarisi kemampuan bisa kembali hidup saat dirinya meninggal.

Namun kemampuan ini hilang saat dirinya menerima transfusi darah. Major William Cage (Tom Cruise) yang baru bergabung dengan UDF, langsung diterjunkan ke dalam pertempuran hidup mati.

Dalam pertempuran, Cage secara tak terduga mengalahkan salah satu Mimic spesies langka, dan mewarisi kemampuan yang sama dengan Rita.

Kemampuan ini memaksa Cage menjalani pertempuran brutal yang sama berulang kali, dan harus mati berulang kali. Setiap kali ia mati, semakin besar kesempatan mereka mengalahkan musuh.

Rotten Tomatoes memberi skor film ini 91 persen, dan penonton 90 persen. Sedangkan Imdb memberi rating 7,9 dari 10.

American Made (2017)

American Made merupakan film bergenre action drama yang diangkat dari kisah nyata. Lewat film ini, Tom Cruise seakan ingin berkata, bahwa ia masih layak bermain dalam ragam segmen film.

READ  Sering Tak Disadari, Ini Tipe Orang Tua Beracun Kepada Anak

Film berkisah tentang seorang pilot komersial bernama Barry Seal (Tom Cruise) yang bekerja untuk maskapai Trans World Airlines. Barry menikah dengan Lucy (Sarah Wright) dan memiliki dua orang anak.

Suatu hari Barry mendapatkan tawaran pekerjaan sampingan dari seseorang bernama Monty Schafer (Domhnall Gleeson). Pekerjaan sampingan ini cukup menghasilkan banyak uang.

Dengan kemahiran menerbangkan pesawat, Barry diminta CIA melakukan pengintaian udara. Schafer yang terkesan dengan kinerja Barry menawarkannya menjadi perantara CIA dan Jenderal Manuel Noriega di Panama.
Dalam misinya, Barry kemudian bertemu dengan kartel Medellin, kartel narkoba nomor satu di Kolombia. Pertemuannya dengan Pablo Escobar (Mauricio Mejia) total mengubah hidup Barry.

Di film ini Tom Cruise kembali berduet dengan Sutradara Doug Liman, sementara naskah film dipercayakan kemana Gary Spinelli. Situs Imdb memberikan rating 7,2 dari 10. Sementara, Rotten Tomatoes memberikan skor 86 persen dan penonton 78 persen.

READ  Review The Tomorrow War: Fast & Furious Campur Tenet dan Edge of Tomorrow

Itulah rekomendasi film action Tom Cruise yang bisa disaksikan mengisi waktu luang Anda di rumah. Beberapa film di atas dapat disaksikan di layanan streaming film. (*)

Editor: Rezki Jaya
Sumber: Cnnindonesia.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *