Tips Atasi Anak Sering Berteriak Kencang

Tips Atasi Anak Sering Berteriak Kencang

Akurasi.idAnak-anak memang selalu penuh dengan hal-hal yang tidak bisa ditebak. Tidak hanya berkaitan dengan cara berpikirnya, namun juga dengan perilaku yang dilakukannya sehari-hari. Salah satu kebiasaan yang mungkin umum dilakukan adalah anak sering berteriak kencang.

Alasannya bisa sebagai cara untuk menarik perhatian atau hanya sekadar iseng untuk bermain-main. Sebagai orangtua tentunya kamu harus dapat mengatasi kebiasaan anak sering berteriak kencang dengan beberapa cara yang berikut ini.

  1. Menanyakan alasannya pada anak

Anak-anak pasti memiliki alasan tersendiri mengapa mereka cenderung selalu berteriak. Biasanya mereka juga tidak akan memberikan jawaban yang jelas apabila ditanya.

Itu lah alasan mengapa orangtua harus dapat bertanya dengan jelas tanpa perlu memaksa anak. Biarkan anak menjawabnya tanpa perlu merasa khawatir dan ragu.

  1. Ajarkan anak untuk mengontrol emosinya

Ada anak-anak yang memiliki kebiasaan untuk berteriak sebab emosinya yang tidak terkontrol. Hal ini tentunya membuat banyak anak tidak dapat mengontrol emosi sehingga mudah berteriak kencang.

Orangtua memiliki peran penting untuk dapat membantu menenangkan anak sejenak. Pastikan anak merasa nyaman sehingga tidak perlu melampiaskan amarahnya dengan berteriak.

  1. Memberi tahu anak tentang etika berbicara di dalam atau luar rumah

Memaklumi tindakan anak yang gemar beteriak memang menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan. Namun, kamu juga tidak bisa hanya membiarkannya saja.

Cara terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan menasehati dan memberi tahu anak tentang etika. Etika ini berkaitan dengan cara berbicara di dalam dan di luar rumah.

READ  Beberapa Tips Menghadapi Anak Suka Merengek
  1. Jelaskan bahaya berteriak bagi anak

Biasanya anak-anak tidak pernah terlalu berpikir panjang tentang apa yang ia lakukan. Biasanya hal ini dilakukan atas keinginannya saja tanpa memikirkan akibatnya.

Para orangtua harus dapat menasehati anak tentang apa bahaya berteriak secara kencang. Dengan demikian, anak tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

  1. Mengajak anak untuk mengalihkan fokusnya

Tidak semua anak dapat langsung menuruti apa yang orangtuanya katakan. Ada pula anak yang terkesan lebih cuek atas nasihat yang diberikan orangtua.

Jika sudah demikian, orangtua harus dapat membantu anak mengalihkan fokusnya. Cara ini akan membuat anak jadi berhenti untuk berteriak kencang.

Semua cara di atas bisa kamu lakukan secara bertahap pada anak. Kebiasaan berteriak kencang tentunya tidak hanya akan mengganggu orang-orang di sekitar, namun juga akan membahayakan anak. Jangan sampai cuek dengan anak, ya! (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: Idntimes.com

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *